"Syuhada Rabaa"
Foto Pengantin Baru Paling Menyedihkan di Mesir
Foto Pengantin Baru Paling Menyedihkan di Mesir
Menurut Reuters
Foto diatas adalah salah satu syuhada diantara ribuan yang gugur pada
pembantaian junta militer Mesir saat pembumihangusan Medan Rabi'ah
Al-Adawiyah (14/8/2013). Dengan membawa mushaf, sang istri memeluknya
untuk yang terakhir kali. Foto ini oleh Reuters disebut foto pengantin
baru yang paling menyedihkan di Mesir.
Para syuhada telah menunaikan dan membuktikan janjinya dihadapan Allah,
mereka hidup disisiNya dengan penuh kebahagiaan. Yang ditinggal pun
tetap tegar dengan keyakinan bahwa kelak mereka akan dipertemukan
kembali di jannahNYa.
Berikut, salah satu ungkapan istri syuhada, Asmaa Hussein, yang suaminya Amr Mohammed Kassem diantara ribuan syuhada Mesir. Gambarannya mirip dengan foto diatas...
Suamiku, Amr Mohamed Kassem kembali ke pangkuan Tuhannya pada usia 26 tahun.
Ia ditembak peluru tajam di dagunya hingga menembus leher. Ia gugur ketika mengikuti unjuk rasa di Alexandria, untuk menuntut keadilan bagi semua yang telah dibantai secara biadab oleh pasukan militer pada hari-hari dan pekan-pekan sebelumnya di seluruh penjuru Mesir.
Kemarin pagi aku pergi menuju ruang jenazah di rumah sakit terdekat di Alexandria untuk melihat Amr, sebelum ia dimandikan dan dimakamkan.
Ketika saya tiba di sana, banyak sekali orang menunggu di depan pintu untuk melihat anggota keluarga mereka yang juga terbunuh pada hari yang sama.
Teman-teman dan kerabat Amr juga berada di sana. Setelah menunggu beberapa lama, aku masuk ke dalam ruangan tempat Amr dibaringkan di atas meja, tertutup selimut panjang. Aku berdiri di sisinya dan membuka kain yang menutupi wajahnya, dan di sanalah ia, suamiku, kekasihku, rebah dalam dingin; padahal kurang dari 24 jam sebelumnya aku masih menyaksikan ia begitu bugar dan bahagia dan penuh senyum.
Lalu aku mencukur jambangnya, sebagiannya masih terasa lembut, sebagiannya lagi terasa kaku bersama simbah darah yang telah mengering. Hidungnya juga berdarah-darah dan ada goresan luka di sisi sebelah matanya, tapi ia begitu indah, bahkan sekalipun dalam kematian - bergeming seolah sedang tertidur. Lalu aku raba kedua bibir dan pipinya, dingin terasa.
Aku berdiri di sana agak lama, menatap wajahnya dalam-dalam, dan merasa seakan hatiku terlindas truk berulangkali. Aku tidak mau menangis keras-keras namun air mataku mengaliri pipi, dan aku lirihkan kepada kasihku
"Aku mencintaimu Amr. Aku tahu engkau selalu menginginkan gugur sebagai syahid, dan engkau telah memperoleh apa yang selalu engkau citakan, insya Allah, dan aku sangat bangga denganmu. Ya Allah ampunilah segala dosanya dan terimalah ia sebagai syuhada dan persatukanlah kami kembali di jannah-Mu kelak. Ya Allah sabarkanlah aku, karena aku tahu itulah waktu yang sudah Engkau tetapkan baginya, dan karena aku tahu bahwa dengan kehendak serta kasih sayang-Mu, ia hidup di sisi-Mu sebagai syahid."
Aku tidak beranjak seinchi-pun dari sisinya sampai aku merasa benar-benar siap. Aku bahkan tak tahu persis berapa lama aku berdiri di sana. Hingga kemudian, aku mencium pipinya dan mengatakan kepadanya bahwa aku akan bersua lagi dengannya insyaAllah, lalu aku menutup kembali wajahnya dan meninggalkan ruangan.
Dalam shalat Jenazah yang dilangsungkan setelah shalat Ashar, kulihat ada ratusan orang ikut serta - sahabat-sahabatnya, teman-temannya semasa sekolah, dan sanak famili.
Ia merupakan sosok yang dicintai banyak orang. Semuanya basah oleh air mata, kata-kata baik terungkap, dan orang-orang mengatakan syukur alhamdulillah karena Allah SWT telah menjemputnya dengan cara kematian terbaik di muka bumi ini.
Kami bersama menshalati dan mendoakannya. Kemudian aku beranjak keluar menyaksikan kerumunan ratusan orang membopong tubuhnya yang terbalut kafan menuju ke pemakaman. Para muslimah tidak ikut, kami menunggu hingga ia dimakamkan dan doa dipanjatkan. Setelah beberapa waktu, ibundanya, aku, dan kerabatnya yang perempuan berjalan hendak keluar menuju pemakaman ke tempat ia dikuburkan.
Namun tiba-tiba aku menyadari orang-orang di sekitarku berteriak kepadaku untuk pergi, lari melalui pintu samping. Aku tidak mengerti apa yang terjadi saat itu tapi seketika mulai terdengar desing keras di belakangku, batu-batu dilemparkan ke arah kami, dan orang-orang berteriak agar para perempuan segera lari.
Maka aku lari dan berlari tanpa menoleh ke belakang. Ketika berlari itu, aku terkena sebongkah batu besar di bagian pipi, tapi alhamdulillah, teman-temannya Amr melihatku dan menyuruhku untuk berlari di depan mereka sehingga mereka berada di belakangku dan menjaga agar tidak terjadi apa-apa terhadapku.
Gerombolan orang yang menyerang kami itu ialah berandalan preman yang sebelumnya mendengar kabar bahwa di sana ada pemakaman anggota Ikhwanul Muslimin (padahal suamiku bukan anggota Ikhwanul Muslimin, ia semata pria relijius yang meyakini adanya haq dan bathil). Banyak orang terluka, diantaranya terkena luka tusukan, tetapi sejauh yang saya tahu, Alhamdulilah tidak ada korban jiwa.
Sebegitu bencinya gerombolan preman itu, bahkan dalam proses pemakamanpun mereka menyerang kami.
Namun kebencian mereka tak berarti apa-apa bagiku, jika musuh Allah membenci anda, maka itu adalah tanda bahwa Allah ridho, kita di jalan yang benar.
Wahai kawan, hatiku serasa sakit dan aku tak tahu bagaimana hati ini bisa begitu sakit. Aku merindukannya setiap kali aku terjaga dan mimpi tentang dia ketika aku tertidur. Dia adalah suami terbaik dari seorang wanita. Dia tak pernah berharap banyak, dia sangat baik, murah hati, lembut dan penuh kasih, tetapi juga kuat dan berani.
Bajunya masih terpaku pada kait di kamar kami, seolah-olah dia akan berjalan melalui pintu dan mengganti bajun piama sebelum dia tidur. Temannya memberi saya dompet Amr dan ponsel, tapi hadiah pernikahan yang hilang, masih tidak tahu di mana itu.
Namun melalui semua ini, aku tidak bisa mengatakan apa-apa kecuali Innalillahi wa inna ilayhi raji'un, dan terus berdoa untuknya.
Aku menolak untuk meratap dengan dengan protes kepada-Nya "mengapa" Ia membawanya atau berpikir "kalau saja dia tidak pergi ke protes pada hari Jumat, ia akan hidup."
Tidak, itu sudah takqdir bagi Amr untuk kembali ke Allah, aku tahu bahwa di luar bayangan keraguan. Dan meskipun aku berharap aku punya lebih banyak waktu dengan dia di dunia.
Aku dengan tulus berharap untuk bersatu kembali dengannya dan menjadi istrinya, jika Allah mengijinkanku, di surga. Dalam jannah waktu tidak berakhir, tidak ada takut terpisah dari orang yang Anda cintai. Aku percaya dengan setiap inci, bahwa cinta kita benar-benar cinta yang bisa bertahan dari dunia ini ke dunia berikutnya.
Ya Allah, Engkau persatukan kembali Musa dengan ibunya setelah dia menempatkannya di sungai, ya Allah persatukan kembali Yaqoub dengan anaknya tercinta Yusuf setelah bertahun-tahun berpisah. Ya Allah Engkau lah yang mampu menyatukan hati kami kembali di akhirat nanti.
Semalam setelah kami pulang, aku menerima telepon dari seorang teman kerabat - seseorang yang telah menyaksikan pertama kali apa yang terjadi pada Amr setelah dia ditembak.
Dia mengatakan kepada kami bahwa pada kejadian itu Amr tidak langsung meninggal, dia masih hidup untuk beberapa saat. Tangan kirinya memegang dagunya di mana peluru itu masuk, dan jari telunjuk kanannya naik, dan dia berkata dengan jelas "Ashhadu anna la illaha ilAllah, wa ana ashhadu Muhammadun Rasulullah" dan ia memiliki senyum lebar di wajahnya, seolah-olah itu adalah hari pernikahannya.
Wahai kawan, kata-kata dorongan tidak begitu saja. Aku tak punya apa-apa selain cinta dan hormat untuk Anda semua, dan sekarang aku tahu jauh lebih banyak daripada sebelumnya bahwa sebagai umat Islam, meskipun kami memiliki kesalahan dalam komunitas kami, ketika kami bersama dan bersatu, kita benar-benar menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan.
Dukungan cinta dan doa telah menyentuhku. Aku pasti akan perlu doa dan dukungan ketika aku kembali ke Kanada insyaAllah.
Aku memohon kepada Allah semoga tetap dikuatkan di jalan-Nya dan tidak menyimpang dari jalan-Nya, demi aku, anak-anak dan juga demi Amr - untuk menghormati dia di jalan yang Allah yang telah meridhoinya.
Ya habibi ya Amr... Duhai kekakasihku Amr... Kuberharap bahwa sekarang jiwamu berada dalam burung hijau dan terbang ke Jannah-Nya, makan dan minum dari ketentuan dan dekat kepada Allah, di mana kau tidak akan pernah meneteskan air mata lagi atau pernah merasa rasa kehilangan atau penderitaan.
Kau adalah cintaku di dunia ini dan insyaAllah setelahnya, kau ada di hatiku selalu, Doa-doaku akan terus teriring untukmu.
Asmaa Hussein
*sumber: islamedia,
*********
Dulu Dipecat Karena Jilbabnya,
Kini Wanita Ini Memimpin Distrik di Turki
Kini Wanita Ini Memimpin Distrik di Turki
Ankara - Empat belas tahun yang lalu, Fethiye Attlee, dipecat dari pekerjaannya. Setelah berkali-kali mendapatkan teguran karena jilbab yang dikenakannya. Dia pun harus membayar denda yang cukup banyak lantara “pelanggaran” yang dilakukannya itu.
Kini, seperti apakah Fethiye? Pemilu lokal di Turki beberapa hari lalu menghadirkan kembali Fethiye dalam pemberitaan, tapi bukan karena jilbabnya. Kali ini media memberitakannya karena telah menjadi seorang pemimpin distrik Keban, di Turkim, pasca kemenangan AKP. Seperti diberitakan Alukah, Sabtu (5/4/2014)
Fethiye dipecat dari kerjanya di instansi pemerintah setelah 10 tahun menjadi pegawai negeri. Hal yang sama juga dialami rekan-rekan wanitanya yang berjilbab. Peristiwa itu terjadi setelah dilakukannya kudeta pada tahun 1997 yang menggulingkan pemerintahan Necmettin Erbakan.
Para pengkudeta saat itu membatalkan kontrak kerja dengan para wanita berjilbab. Fethiye memperkarakan pemecatannya itu ke pengadilan, tapi ditolak. AKP saat ini tidak hanya membebaskan wanita muslimah untuk mengenakan pakaian islami, tapi bahkan memenangkannya menjadi pemimpin.
(msa/dakwatuna)
*******
Persendian Gadis Ini Lepas Tiap Kali Bersin
Lauren Harry harus pasrah menerima hidup menyedihkan ini, akibat kelainan genetik. Setiap kali bersin, batuk dan mengalami sedikit sentakan saja akibat perubahan kecepatan saat menyetir, bisa membuat tulang bahunya terkilir. Celakanya, tulang itu bisa keluar dari rongganya.
Gadis 20 tahun tersebut mengeluhkan bahwa bahunya bisa terkilir sepuluh kali sehari. Menurut para dokter, Harry mengidap sindroma Ehlers-Danlos, suatu kondisi genetik di mana jumlah kolagen di persendian terlalu sedikit untuk menahan tubuhnya.
Lauren, asal Wrexham, Wales utara, pertama kali mendertia penyakit ini pada usia 11 tahun. Namun saat itu, dokter menyebutnya akibat pertumbuhan. Pada usia 15 tahun, bersin menjatuhkan kruk penyangga tubuhnya dan terjadi dislokasi di tulang bahu. Sejak itu bahu dan sendi lainnya, termasuk lutut dan jari, secara teratur mengalami dislokasi.
Lima operasi untuk menstabilkan sendi pada bahu telah dilewati. Tetapi derita tetap mendera. Lauren, yang bekerja di drive thru restoran cepat saji di Chester mengatakan, "Saya terkilir sekitar 10 kali sehari di masing-masing bahu. Bahkan jika saya batuk, bersin atau mengalami sentakan akibat perubahan kecepatan dalam menyetir," tuturnya kepada Daily Mail.
"Suatu hari, saat saya membuka pintu kebakaran di tempat kerja dan semua jari saya mengalami dislokasi. Saya bahkan tak dapat bermain bersama dengan adik saya," katanya.
Meskipun belum diuji apakah ini jenis penyakit sindrom Ehlers-Danlos, banyak dokter memperkirakan bahwa dia mengidap gangguan jaringan ikat. Saat ini dia sedang mencari dana untuk pengobatan spesialis di di The Royal National Orthopaedic Hospital di Stanmore.
"Biasanya Anda harus berada di daftar tunggu selama satu tahun untuk melakukan tes darah. Tapi bila saya ke Stanmore saya bisa langsung diuji," jelasnya.
Menurutnya, di RS Stanmore dia akan diajarkan bagaimana teknik merelokasi sendi lebih efektif sekaligus membantu psikologis. Saat ini kemanapun pergi Lauren selalu membawa penjepit lengan yang membantu menjaga sendinya.
Meski kondisinya membatasi, Lauren tetap berusaha hidup normal. "Saya tetap bekerja meski rasa sakit ini tak tertahankan. Orang lain tak boleh bekerja di hari liburnya hanya karena saya."
Lauren mendapat dukungan penuh dari keluarganya, ibunya Kath Sneade, 41, ayahnya, Colin, 56, dua adik perempuan Jessica( 18), dan Rhiannon(9) serta adik bungsunya, Joshua (8). Sang ibu, Sneade mengatakan, "Lauren mencoba hidup mandiri, tapi kadang dia juga merasa sangat tertekan. Dia tak bisa pergi kemanapun kecuali ada orang yang mendampinginya."
*******
Sungguh tak terbayangkan derita Darcie Kay, bayi berumur 8 bulan asal Inggris. Para dokter menemukan 7 tumor tumbuh di tubuh bayi mungil tersebut. Menurut para dokter, tumor itu akibat kelainan bawaan sejak Darcie lahir.
Darcie lahir awal tahun ini, tepatnya 7 Januari lalu. Awalnya Darcie terlihat seperti bayi lain yang sehat. Namun keadaan berubah ketika bayi cantik itu berusia tiga minggu. Sang bunda merasakan ada benjolan di punggung Darcie.
Saat diperiksa, dokter menemukan tumor sepanjang 7,5 cm di tulang iga belakang sebelah kanan. Yang lebih menyedihkan lagi, tumor tersebut berpotensi kanker. Dokter kemudian juga menemukan 6 buah tumor lain di paru-paru Darcie.
Selama 7 bulan terakhir, tubuh rentan Darcie dipaksa menerima pengobatan kemoterapi yang menyakitkan, karena tubuhnya menolak obat-obatan yang masuk.
Saat berumur 7 bulan, Darcie juga harus menjalankan operasi pengangkatan tumor di iganya. Untungnya kemoterapi berhasil menghilangkan 6 tumor yang ada di paru-parunya.
Yang paling mengharukan, Darcie tetap tersenyum layaknya bayi lain. Ia seolah-olah tak mengetahui bahwa tubuhnya tengah terserang penyakit.
"Darcie benar-benar luar biasa menghadapi penyakitnya. Semua orang di rumah sakit berujar bahwa Darcie sangat jarang menangis, ia selalu tersenyum," ujar Natalie ibunda Darcie.
Senyum Darcie yang kemudian menjadi penguat bagi Natalie dan suaminya Michael untuk menghadapi semua cobaan.
Bagaikan keajaiban, kini Darcie telah pulih total. Tak ada lagi tumor yang tumbuh di badan bayi mungil tersebut.
"Aku tak bisa berkata-kata untuk mengungkapkan kebahagiaanku, kini Darcie telah sembuh total. Kini keluarga kami punya harapan lagi dan bisa hidup normal layaknya keluarga lain," ujar Natalie lagi.
Tetap tersenyum Darcie...
********
Demi Lindungi Putrinya
Tokyo, - Menyedihkan! Seorang ayah mati kedinginan demi melindungi putrinya dari cuaca dingin parah yang melanda Jepang utara. Anak perempuan berumur 9 tahun itu kini sebatang kara karena ibunya telah meninggal dua tahun lalu.
Mikio Okada meninggal saat mencoba melindungi anak semata wayangnya, Natsune dari terpaan angin dingin berkecepatan 109 km per jam, di saat suhu udara anjlok ke angka minus enam derajat Celsius.
Okada termasuk satu di antara 9 orang yang tewas dalam berbagai insiden terkait badai salju yang melanda Pulau Hokkaido. Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (4/3/2013), jasad Okada ditemukan oleh tim penyelamat yang mencarinya setelah menerima laporan dari kerabat keluarga yang khawatir akan mereka.
Saat ditemukan di depan sebuah bangunan gudang di Yubetsu, Hokkaido pada Minggu, 3 Maret pagi waktu setempat, Natsune mengenakan jaket ayahnya dan berada dalam pelukan ayahnya.
Diketahui bahwa pada Sabtu, 2 Maret sore, Okada menjemput putrinya dari sekolah. Okada kemudian menelepon keluarganya dan mengatakan bahwa truknya tak bisa berjalan karena terjebak salju tebal.
Dia pun mengatakan bahwa dirinya dan Natsune akan berjalan kaki untuk menuju rumah mereka. Keduanya ditemukan pada Minggu (3/3) sekitar pukul 07.00, hanya sekitar 300 meter dari truk mereka.
Menurut media Jepang, Yomiuri Shimbun, tim penyelamat mendapati Okada tengah memeluk erat putrinya. Dia menggunakan tubuhnya dan tembok sebuah gudang untuk melindungi anak gadisnya. Okada bahkan melepas jaketnya dan memakaikannya pada putrinya itu.
Saat ditemukan, Natsune menangis lemah dalam pelukan ayahnya. Gadis kecil itu pun dilarikan ke rumah sakit dan diketahui tidak mengalami luka-luka yang serius.
Menurut Yomiuri, ibu Natsune meninggal dua tahun lalu karena menderita sakit. Para tetangga menyebut Okada sebagai ayah yang sangat menyayangi putrinya. Dia kerap memilih terlambat bekerja demi bisa menikmati sarapan pagi bersama putrinya.
Ayah yg Hebat...
********
****
Astaghfirullah2......
Miris,menangis diri ini,ketika melihat arsip2 foto ini.
:'(
Inilah beberapa kisah nyata di dunia ini,yang menjadi inspirasi
Untukku.
*******
Persendian Gadis Ini Lepas Tiap Kali Bersin
Lauren Harry harus pasrah menerima hidup menyedihkan ini, akibat kelainan genetik. Setiap kali bersin, batuk dan mengalami sedikit sentakan saja akibat perubahan kecepatan saat menyetir, bisa membuat tulang bahunya terkilir. Celakanya, tulang itu bisa keluar dari rongganya.
Gadis 20 tahun tersebut mengeluhkan bahwa bahunya bisa terkilir sepuluh kali sehari. Menurut para dokter, Harry mengidap sindroma Ehlers-Danlos, suatu kondisi genetik di mana jumlah kolagen di persendian terlalu sedikit untuk menahan tubuhnya.
Lauren, asal Wrexham, Wales utara, pertama kali mendertia penyakit ini pada usia 11 tahun. Namun saat itu, dokter menyebutnya akibat pertumbuhan. Pada usia 15 tahun, bersin menjatuhkan kruk penyangga tubuhnya dan terjadi dislokasi di tulang bahu. Sejak itu bahu dan sendi lainnya, termasuk lutut dan jari, secara teratur mengalami dislokasi.
Lima operasi untuk menstabilkan sendi pada bahu telah dilewati. Tetapi derita tetap mendera. Lauren, yang bekerja di drive thru restoran cepat saji di Chester mengatakan, "Saya terkilir sekitar 10 kali sehari di masing-masing bahu. Bahkan jika saya batuk, bersin atau mengalami sentakan akibat perubahan kecepatan dalam menyetir," tuturnya kepada Daily Mail.
"Suatu hari, saat saya membuka pintu kebakaran di tempat kerja dan semua jari saya mengalami dislokasi. Saya bahkan tak dapat bermain bersama dengan adik saya," katanya.
Meskipun belum diuji apakah ini jenis penyakit sindrom Ehlers-Danlos, banyak dokter memperkirakan bahwa dia mengidap gangguan jaringan ikat. Saat ini dia sedang mencari dana untuk pengobatan spesialis di di The Royal National Orthopaedic Hospital di Stanmore.
"Biasanya Anda harus berada di daftar tunggu selama satu tahun untuk melakukan tes darah. Tapi bila saya ke Stanmore saya bisa langsung diuji," jelasnya.
Menurutnya, di RS Stanmore dia akan diajarkan bagaimana teknik merelokasi sendi lebih efektif sekaligus membantu psikologis. Saat ini kemanapun pergi Lauren selalu membawa penjepit lengan yang membantu menjaga sendinya.
Meski kondisinya membatasi, Lauren tetap berusaha hidup normal. "Saya tetap bekerja meski rasa sakit ini tak tertahankan. Orang lain tak boleh bekerja di hari liburnya hanya karena saya."
Lauren mendapat dukungan penuh dari keluarganya, ibunya Kath Sneade, 41, ayahnya, Colin, 56, dua adik perempuan Jessica( 18), dan Rhiannon(9) serta adik bungsunya, Joshua (8). Sang ibu, Sneade mengatakan, "Lauren mencoba hidup mandiri, tapi kadang dia juga merasa sangat tertekan. Dia tak bisa pergi kemanapun kecuali ada orang yang mendampinginya."
*******
Darcie Kay, Bayi 8 Bulan Penderita 7 Kanker Yang Tetap Selalu Tersenyum
Sungguh tak terbayangkan derita Darcie Kay, bayi berumur 8 bulan asal Inggris. Para dokter menemukan 7 tumor tumbuh di tubuh bayi mungil tersebut. Menurut para dokter, tumor itu akibat kelainan bawaan sejak Darcie lahir.
Darcie lahir awal tahun ini, tepatnya 7 Januari lalu. Awalnya Darcie terlihat seperti bayi lain yang sehat. Namun keadaan berubah ketika bayi cantik itu berusia tiga minggu. Sang bunda merasakan ada benjolan di punggung Darcie.
Saat diperiksa, dokter menemukan tumor sepanjang 7,5 cm di tulang iga belakang sebelah kanan. Yang lebih menyedihkan lagi, tumor tersebut berpotensi kanker. Dokter kemudian juga menemukan 6 buah tumor lain di paru-paru Darcie.
Selama 7 bulan terakhir, tubuh rentan Darcie dipaksa menerima pengobatan kemoterapi yang menyakitkan, karena tubuhnya menolak obat-obatan yang masuk.
Saat berumur 7 bulan, Darcie juga harus menjalankan operasi pengangkatan tumor di iganya. Untungnya kemoterapi berhasil menghilangkan 6 tumor yang ada di paru-parunya.
Yang paling mengharukan, Darcie tetap tersenyum layaknya bayi lain. Ia seolah-olah tak mengetahui bahwa tubuhnya tengah terserang penyakit.
"Darcie benar-benar luar biasa menghadapi penyakitnya. Semua orang di rumah sakit berujar bahwa Darcie sangat jarang menangis, ia selalu tersenyum," ujar Natalie ibunda Darcie.
Senyum Darcie yang kemudian menjadi penguat bagi Natalie dan suaminya Michael untuk menghadapi semua cobaan.
Bagaikan keajaiban, kini Darcie telah pulih total. Tak ada lagi tumor yang tumbuh di badan bayi mungil tersebut.
"Aku tak bisa berkata-kata untuk mengungkapkan kebahagiaanku, kini Darcie telah sembuh total. Kini keluarga kami punya harapan lagi dan bisa hidup normal layaknya keluarga lain," ujar Natalie lagi.
Tetap tersenyum Darcie...
********
Ayah Mati Kedinginan
Demi Lindungi Putrinya
Tokyo, - Menyedihkan! Seorang ayah mati kedinginan demi melindungi putrinya dari cuaca dingin parah yang melanda Jepang utara. Anak perempuan berumur 9 tahun itu kini sebatang kara karena ibunya telah meninggal dua tahun lalu.
Mikio Okada meninggal saat mencoba melindungi anak semata wayangnya, Natsune dari terpaan angin dingin berkecepatan 109 km per jam, di saat suhu udara anjlok ke angka minus enam derajat Celsius.
Okada termasuk satu di antara 9 orang yang tewas dalam berbagai insiden terkait badai salju yang melanda Pulau Hokkaido. Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (4/3/2013), jasad Okada ditemukan oleh tim penyelamat yang mencarinya setelah menerima laporan dari kerabat keluarga yang khawatir akan mereka.
Saat ditemukan di depan sebuah bangunan gudang di Yubetsu, Hokkaido pada Minggu, 3 Maret pagi waktu setempat, Natsune mengenakan jaket ayahnya dan berada dalam pelukan ayahnya.
Diketahui bahwa pada Sabtu, 2 Maret sore, Okada menjemput putrinya dari sekolah. Okada kemudian menelepon keluarganya dan mengatakan bahwa truknya tak bisa berjalan karena terjebak salju tebal.
Dia pun mengatakan bahwa dirinya dan Natsune akan berjalan kaki untuk menuju rumah mereka. Keduanya ditemukan pada Minggu (3/3) sekitar pukul 07.00, hanya sekitar 300 meter dari truk mereka.
Menurut media Jepang, Yomiuri Shimbun, tim penyelamat mendapati Okada tengah memeluk erat putrinya. Dia menggunakan tubuhnya dan tembok sebuah gudang untuk melindungi anak gadisnya. Okada bahkan melepas jaketnya dan memakaikannya pada putrinya itu.
Saat ditemukan, Natsune menangis lemah dalam pelukan ayahnya. Gadis kecil itu pun dilarikan ke rumah sakit dan diketahui tidak mengalami luka-luka yang serius.
Menurut Yomiuri, ibu Natsune meninggal dua tahun lalu karena menderita sakit. Para tetangga menyebut Okada sebagai ayah yang sangat menyayangi putrinya. Dia kerap memilih terlambat bekerja demi bisa menikmati sarapan pagi bersama putrinya.
Ayah yg Hebat...
********
Yang Paling Mengerikan, Mengejutkan, Menyedihkan dan Bikin Syok
Foto atau gambar dari masa lalu adalah pengingat atas kengerian tak
terkatakan dan penderitaan yang telah menjadi bagian dari sejarah kita
di dunia yang penuh dengan kekacauan ini. Tidak ketinggalan kebrutalan
yang tidak diinginkan oleh umat manusia itu sendiri memberikan
konstribusi pada kenyataan bahwa sulit membedakan mana manusia dan mana
monster.
Foto-Foto dari Berbagai Peristiwa Masa Lalu Yang Paling Mengerikan, Mengejutkan, Menyedihkan dan Bikin Syok | IMROEE -
Foto-Foto dari Berbagai Peristiwa Masa Lalu Yang Paling Mengerikan, Mengejutkan, Menyedihkan dan Bikin Syok | IMROEE -
Berikut adalah beberapa foto paling menyedihkan, paling mengerikan, paling mengejutkan dan bikin syok yang pernah diambil:
Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang

Di atas adalah foto awan berbetuk jamur akibat bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima dan Nagasaki saat perang dunia II. Amerika Serikat melepaskan dua bom atom di dua kota penting Jepang yaitu di Hiroshima yang menewaskan 90,000-166,000 orang dan di Nagasaki yang menewaskan 60,000-80,000 orang.
*******
Eksekusi Seorang Tentara Viet Cong

Foto di atas, berjudul "Jenderal Nguyen Ngoc Loan mengeksekusi seorang tahanan Viet Cong di Saigon", dianggap sebagai salah satu foto yang paling terkenal dalam sejarah jurnalistik. Seorang fotografer Amerika, Edward Adams, dianugerahi sebuah Pulitzer Prize untuk foto ini yang memperlihatkan Kepala Polisi Nasional Vietnam Selatan mengeksekusi seorang tentara Viet Cong.
Serangan 11 September 2001 (9/11)

Pada tanggal 11 September 2001, teror melanda Amerika ketika dua pesawat penumpang diduga dibajak oleh Al-Qaeda menabrak menara kembar World Trade Center di New York City, yang diklaim menewaskan hampir 3000 orang tidak berdosa. Beberapa foto dalam tragedi ini menunjukkan sejumlah orang melompat dari gedung untuk menghindari ledakan setelah pesawat yang dibajak tersebut menabrak menara kembar WTC.
********
Penjara Abu Ghraib

Setahun setelah invasi Irak tahun 2003 atau pada awal tahun 2004, laporan mengejutkan tentang penyiksaan, pemerkosaan dan pembunuhan para tahanan yang ditahan di penjara Abu Ghraib mulai muncul ke permukaan yang kemudian menjadi perhatian publik. Tindakan tidak berperikemanusiaan ini dilakukan oleh personil Militer Angkatan Darat Amerika Serikat bersama dengan lembaga-lembaga pemerintah tambahan AS.
*******
Anak Kecil dan Burung Pemakan Bangkai

Foto ini diambil oleh seorang fotografer Afrika Selatan, Kevin Carter, menunjukkan seorang anak di Sudan yang sedang kelaparan berhenti untuk beristirahat saat merangkak menuju tenda makan PBB. Di dekat anak kecil itu berdiri seekor burung pemakan bangkai yang dengan sabar menunggu si anak kecil itu meninggal untuk dimakan.
Tak seorang pun yang tahu apa yang terjadi pada anak kelaparan itu. Fotografer Kevin Carter yang memenangkan Pulitzer Prize atas foto tersebut bunuh diri tiga bulan setelah ia mengambil foto mengerikan dan memilukan itu.
********
Seorang Ayah Palestina Yang Melindungi Putranya

Foto-foto di atas adalah bingkai dari adegan mengejutkan yang ditangkap oleh 2 kameraman asal Perancis di dekat Jalur Gaza. Rekaman itu menunjukkan seorang ayah Palestina, Jamal al-Durrah, mencoba untuk melindungi putranya yang berumur 12 tahun, Muhammad al-Durrah, dari tembakan sementara bersembunyi di balik dinding beton. Jamal al-Durrah memberikan sinyal dan memanggil pasukan Israel di luar sana untuk menghentikan tembakan. Putranya mati tertembak dan dia sendiri terluka parah.
********
Hector Pieterson (Pemberontakan Soweto)

Hector Pieterson menjadi ikon pemberontakan Soweto tahun 1976 di Afrika Selatan. Dia tewas pada usia 12 tahun ketika polisi menembaki mahasiswa yang sedang berdemontrasi. 16 Juni 1976 ditetapkan sebagai hari perlawanan terhadap kekejaman pemerintah yang memilih kasih terhadap kulit hitam dan kulit putih, dimana kulit hitam harus membayar jika ingin bersekolah, membayar pajak dengan lebih, dan segalanya yang merugikan pihak kulit hitam.. Saat ini dikenal sebagai Hari Nasional Pemuda. Foto di atas menunjukkan Hector Pieterson yang tewas sedang diangkat oleh seorang mahasiswa.
*******
Pemakaman Seorang Anak Yang Tidak Dikenal
Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang

Di atas adalah foto awan berbetuk jamur akibat bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima dan Nagasaki saat perang dunia II. Amerika Serikat melepaskan dua bom atom di dua kota penting Jepang yaitu di Hiroshima yang menewaskan 90,000-166,000 orang dan di Nagasaki yang menewaskan 60,000-80,000 orang.
*******
Eksekusi Seorang Tentara Viet Cong

Foto di atas, berjudul "Jenderal Nguyen Ngoc Loan mengeksekusi seorang tahanan Viet Cong di Saigon", dianggap sebagai salah satu foto yang paling terkenal dalam sejarah jurnalistik. Seorang fotografer Amerika, Edward Adams, dianugerahi sebuah Pulitzer Prize untuk foto ini yang memperlihatkan Kepala Polisi Nasional Vietnam Selatan mengeksekusi seorang tentara Viet Cong.
Serangan 11 September 2001 (9/11)

Pada tanggal 11 September 2001, teror melanda Amerika ketika dua pesawat penumpang diduga dibajak oleh Al-Qaeda menabrak menara kembar World Trade Center di New York City, yang diklaim menewaskan hampir 3000 orang tidak berdosa. Beberapa foto dalam tragedi ini menunjukkan sejumlah orang melompat dari gedung untuk menghindari ledakan setelah pesawat yang dibajak tersebut menabrak menara kembar WTC.
********
Penjara Abu Ghraib

Setahun setelah invasi Irak tahun 2003 atau pada awal tahun 2004, laporan mengejutkan tentang penyiksaan, pemerkosaan dan pembunuhan para tahanan yang ditahan di penjara Abu Ghraib mulai muncul ke permukaan yang kemudian menjadi perhatian publik. Tindakan tidak berperikemanusiaan ini dilakukan oleh personil Militer Angkatan Darat Amerika Serikat bersama dengan lembaga-lembaga pemerintah tambahan AS.
*******
Anak Kecil dan Burung Pemakan Bangkai

Foto ini diambil oleh seorang fotografer Afrika Selatan, Kevin Carter, menunjukkan seorang anak di Sudan yang sedang kelaparan berhenti untuk beristirahat saat merangkak menuju tenda makan PBB. Di dekat anak kecil itu berdiri seekor burung pemakan bangkai yang dengan sabar menunggu si anak kecil itu meninggal untuk dimakan.
Tak seorang pun yang tahu apa yang terjadi pada anak kelaparan itu. Fotografer Kevin Carter yang memenangkan Pulitzer Prize atas foto tersebut bunuh diri tiga bulan setelah ia mengambil foto mengerikan dan memilukan itu.
********
Seorang Ayah Palestina Yang Melindungi Putranya

Foto-foto di atas adalah bingkai dari adegan mengejutkan yang ditangkap oleh 2 kameraman asal Perancis di dekat Jalur Gaza. Rekaman itu menunjukkan seorang ayah Palestina, Jamal al-Durrah, mencoba untuk melindungi putranya yang berumur 12 tahun, Muhammad al-Durrah, dari tembakan sementara bersembunyi di balik dinding beton. Jamal al-Durrah memberikan sinyal dan memanggil pasukan Israel di luar sana untuk menghentikan tembakan. Putranya mati tertembak dan dia sendiri terluka parah.
********
Hector Pieterson (Pemberontakan Soweto)

Hector Pieterson menjadi ikon pemberontakan Soweto tahun 1976 di Afrika Selatan. Dia tewas pada usia 12 tahun ketika polisi menembaki mahasiswa yang sedang berdemontrasi. 16 Juni 1976 ditetapkan sebagai hari perlawanan terhadap kekejaman pemerintah yang memilih kasih terhadap kulit hitam dan kulit putih, dimana kulit hitam harus membayar jika ingin bersekolah, membayar pajak dengan lebih, dan segalanya yang merugikan pihak kulit hitam.. Saat ini dikenal sebagai Hari Nasional Pemuda. Foto di atas menunjukkan Hector Pieterson yang tewas sedang diangkat oleh seorang mahasiswa.
*******
Pemakaman Seorang Anak Yang Tidak Dikenal
(Bencana Bhopal)

Foto di atas menunjukkan salah satu dari 3.787 korban yang disebabkan oleh bencana Bhopal tahun 1984 dimana gas beracun (MIC) dilepas oleh Union Carbide India Limited, diikuti dengan pertisida tanaman yang mana diperkirakan menimbulkan 40.000 kasus penyakit atau kecacatan yang disebabkan oleh paparan gas.
********
Menghukum Mati Pria Muda Berkulit Hitam
Tanpa Pemeriksaan Pengadilan

Foto mengerikan ini menunjukkan hukuman mati dua pria kulit hitam muda tanpa pengadilan yang dituduh memperkosa seorang wanita berkulit putih dan membunuh pacarnya. Suka cita tampak di wajah massa yang menghukum dua pria kulit hitam tersebut yang telah menjadi bangkai setelah disiksa.
********
Eksekusi Orang Yahudi Terakhir dari Vinnitsa

Foto di atas adalah Orang Yahudi Terakhir dari Vinnitsa, Ukraina, (kiri) pada tahun 1941 dimana seorang Yahudi berlutut di depan sebuah kuburan massal akan dieksekusi oleh seorang anggota sebuah regu maut paramiliter, Einsatzgruppe D. Foto tersebut diambil dari album pribadi seorang tentara Einsatzgruppen. 28.000 orang Yahudi dari Vinnitsa dan sekitarnya dibantai pada waktu itu.
(sumber: http://www.topstrange.com/saddest-pictures-in-the-world-2338)

Foto di atas menunjukkan salah satu dari 3.787 korban yang disebabkan oleh bencana Bhopal tahun 1984 dimana gas beracun (MIC) dilepas oleh Union Carbide India Limited, diikuti dengan pertisida tanaman yang mana diperkirakan menimbulkan 40.000 kasus penyakit atau kecacatan yang disebabkan oleh paparan gas.
********
Menghukum Mati Pria Muda Berkulit Hitam
Tanpa Pemeriksaan Pengadilan

Foto mengerikan ini menunjukkan hukuman mati dua pria kulit hitam muda tanpa pengadilan yang dituduh memperkosa seorang wanita berkulit putih dan membunuh pacarnya. Suka cita tampak di wajah massa yang menghukum dua pria kulit hitam tersebut yang telah menjadi bangkai setelah disiksa.
********
Eksekusi Orang Yahudi Terakhir dari Vinnitsa

Foto di atas adalah Orang Yahudi Terakhir dari Vinnitsa, Ukraina, (kiri) pada tahun 1941 dimana seorang Yahudi berlutut di depan sebuah kuburan massal akan dieksekusi oleh seorang anggota sebuah regu maut paramiliter, Einsatzgruppe D. Foto tersebut diambil dari album pribadi seorang tentara Einsatzgruppen. 28.000 orang Yahudi dari Vinnitsa dan sekitarnya dibantai pada waktu itu.
(sumber: http://www.topstrange.com/saddest-pictures-in-the-world-2338)
****
Astaghfirullah2......
Miris,menangis diri ini,ketika melihat arsip2 foto ini.
:'(
Inilah beberapa kisah nyata di dunia ini,yang menjadi inspirasi
Untukku.