AKU BENCI

TUHAN,SALAHKAH AKU?



Tuhan,salahkah aku...
Sehabis membantu orang,
Lalu dia membunuhku perlahan lahan.


Aku seperti menolong ular yang terjepit.
Sehabis kutolong,dia menggigit.


Tuhan,salahkah aku...
Aku yang ikhlas membantu,
Lalu dipeloroti harta bendaku hingga habis.

Tuhan,salahkah aku...
Yang menjadi benci di dalam hati.
Setelah keikhlasan menjalani ?

Tuhan,salahkah aku...
Atas jerit di hatiku ini.
Atas rasa sakit dan dendam dalam dada.


Mengapa..Tuhan...
Mengapa...

Mengapa selalu aku ?
Mengapa mereka selalu memojokkanku.

AKU BENCI !
AKU BENCI MEREKA !

Tuhan...
Salahkah aku yang langsung bersumpah untuk mereka?

Tuhan...
Kumohon...

Dengarkanlah jerit hatiku.
Aku tak kuat menahan siksa batinku.

Tuhan...
Kumohon...
Berilah hidayah...
Kepada mereka mereka yang telah mendhalimiku
Dan Ibuku.


Tuhan...
Di sisa hidupku..
Aku bermohon padaMU.

~* PENGALAMANKU YANG TAK TERDUGA *~

KETIKA AKU DI TERIMA DI WORLD DEC COMPANY



Suatu malam di minggu yang lalu, salah seorang tetanggaku mendatangiku, dan menanyakan:
"Kak na. Ini, ada lowongan kerja. Kakak mau ikut, ke?"
"Emangnya kerja dimana ya, dik?"sahutku.
"Ada perusahaan besar kak, dibawah lisensi PBB. Oleh dunia, dinamakan "WORLD DEC", masih dibawah pengawasan Bank Dunia".
"Waduh...apa iya, dik? ujarku.
"Iya, kak. Kalo kakak gak percaya, kakak bisa buka situs ini" sambil memberikan sebuah situs tentang pekerjaan itu.

Begitu kubuka. Eh, ternyata tak ada muncul. Semuanya eror. Langsung kutanya pada adik itu.
"Dik, jangan-jangan, ini ilegal ya? Kan bahaya tuh."
"Mana ada kak. Banyak kok, orang-orang yang punya titel, ingin masuk kerja kesana juga kak. Sudah Dokterandes, Insinyur, dan lain sebagainya".
"Hm.. ya lah, kakak coba dulu lah dik. Walaupun nyali kakak ciut juga, karena bahasa Inggris kakak pun masih amburadul. Dan, kakak cuma tamat SMK".
"Iya kak, kalau bisa cepat ya kak. Karena, pendaftaran tinggal dua hari lagi. Ini gak peduli sarjana nya kak".
"Hm... iyalah dik. Insya Allah nanti kakak urus" Kataku setengah malas.

Rupanya situsnya memang sedang eror disaat itu.

Esoknya aku ke kota, dengan rutinitasku sehari-hari, mengantar kue bolu ikan buatanku, untuk diantar ke swalayan, toko dan puskesmas. Juga, pesanan orang, untuk acara tertentu. Dengan perasaan setengah hati, akupun berjalan menuju toko "FACHRY", untuk membeli segala perlengkapan untuk melamar pekerjaan. 
Kataku:
"Dik, tolong siapin semua yang kakak tulis di kertas ini ya, dik".
"Oke deh kakakku... tunggu ya," sahut Dik Lia dengan ramah. Dik Lia, sudah menganggapku seperti kakaknya. Beliau selalu curhat denganku, masalah apa saja. Dari masalah pribadi, pelajaran, eh, hingga keluarga. Waduh, lengkap ya. Akunya yang pusing, dengarin keluh kesahnya. Hihihi...

Akupun kembali ke rumahku. Dan malamnya langsung menyiapkan segala syarat-syaratnya.

***

Esoknya, aku menyerahkan syarat-syarat tadi pada tetanggaku. Dan berkata:
"Dik, ini, syarat lamaran tadi ya. Hadeh, kakak sebenarnya malas lah. Karena adik cerita, orang-orang masuk kesana, sampai membayar tiga hingga lima juta perorang. Lha kakak, mana ada duit segitu. Kan, kakak banyak tanggungan dik"
"Iya kak. Gak kenapa-napa. Mana tau kakak bisa lulus sensor nanti kak, ijazah kakaktu," sambungnya.
"Hm... lulus dari mana dik. Lha rata-rata yang melamar, bertitel S1, S2. Sedang kakak, cuma tamat SMK."
"Udah lah kak, jangan kusut gitu dong," hiburnya.
"Iyalah dik," sambungku senyum.

Akupun mengikuti tes dengan lancar, dan beberapa hari kemudian, aku diminta datang ke rumah wakil perusahaan itu. Rumah di depan Kantor Kependudukan Kota Takengon. Aku datang bersama Dik Sili. Sampai disana, akupun menanyakan, apakah visi dan misi dari perusahaan. Karena aku sungguh penasaran.

Cerita garis besarnya yang membuatku terkagum-kagum, adalah ketika sang wakil menjelaskan seperti ini:
"Dik, adik telah mengikuti tes, adik tak usah takut. Karena perusahaan ini bukan ilegal. Tapi perusahaan resmi dibawah bimbingan PBB. Dan para karyawannya dibayar atau digaji oleh Bank Dunia atau biasa disebut dengan sebutan "THE WORLD BANK".
Perusahaan ini telah lama direncanakan, semenjak kepresidenan Soekarno. Dulu, Indonesia pernah kalah oleh Negara Belanda. Belanda,membawa harta rampasan dari Indonesia ke negaranya. Indonesia juga pernah kalah oleh sekutu, yang diketuai oleh Negara Amerika. Dan, harta rampasan milik Indonesia, dibawa oleh sekutu ke negaranya. Sekarang, seluruh harta rampasan perang itu, dikelola oleh Bank Dunia. Nah, pada saat Presiden Soekarno dan Presiden John F. Kennedy mengikuti KTT NON BLOK, Presiden Soekarno meminta pada sekutu untuk menyerahkan harta rampasan perang Indonesia, untuk dikembalikan ke negara Indonesia. Dan Presiden John F. Kennedy, menyetujui akan hal ini. Pada saat perjanjian malam itu, ditandatangilah sebuah surat persetujuan dari kedua negara.
Namun naas bagi Presiden Amerika tersebut. Keesokan harinya, tepat tanggal 21 November 2011 pukul 20:38, Presiden Amerika tersebut tewas tertembak, dan itu sangat mengejutkan dunia. Dan juga bagi Indonesia sendiri. Ada rasa syukur sedikit dari pihak Indonesia, bahwa banyaknya saksi mata yang melihat Presiden yang menandatangani surat perjanjian hak balik harta Indonesia tadi.
Keadaan di Indonesia terguncang, oleh krisis moneter dan lain sebagainya. Dan salah satunya, dengan wafatnya Presiden Soekarno pada tanggal 21 Juni 1970.
Tetapi, ada tiga orang hebat yang berasal dari Indonesia, yang pernah disekolahkan oleh Bank Dunia. Dan ini adalah atas permintaan dari Presiden Soekarno. Mereka adalah:
 "HASAN TIRO" (berasal dari Aceh), beliau wafat 3 Juni 2010 lalu.
"SURYA PALOH" (berasal dari Aceh), beliau pemilik Metro TV, dan sekolah SUKMA BANGSA, yang berada di Aceh Jeumpa, Bireuen.
"NASRI BENG", yang kini bekerja di Bank Dunia. Beliau bersama putrinya, memegang kendali besar di Bank Dunia tersebut.
Dan, perusahaan kita ini, adalah wadah untuk menyalurkan bantuan dari Bank Dunia, ke seluruh Indonesia. Kita semua, adalah wakil dari Aceh Tengah, yang akan menyalurkan ke desa-desa, termasuk yang terisolir sekalipun. Disinilah awal karir kita. Dan kita harus berjanji teguh lahir dan batin. Dan, perusahaan tempat  kita bekerja adalah "ACEH TENGAH DEVELOPMENT COMMITTE". Dibawah komando Bapak Nasri Beng tadi." Tutup Pak Zul, Wakil ketua se-Kabupaten.

Ah, aku menghayati isi cerita sang wakil, dan kini menjadi mengerti. Dan aku melihat ratusan kertas dari para pelamar beserta ijazahnya, yang berpencar dari berbagai daerah di Kabupaten Aceh Tengah ini.
"Adik tak usah takut, ini tak ada kaitannya dengan syi'ah, perbedaan beragama, enggak ada. Malah, kita-kita disini, sembilan puluh persennya adalah muslim, dik." Kata Pak Zul tersenyum.
"Oh,iya pak" sahutku.
Dan tiba tiba... Wakil ketua, berdiri menyalamiku dan berkata:
"Selamat datang dik Amna Yunda. Anda terpilih menjadi sekretaris di perusahaan ini. Selamat bergabung dan semoga senang. Saya mewakili ketua menyampaikan hal ini."
Aku terkejut dan rasanya tak percaya dengan kata-katanya, dan bertanya
"Apa, pak? apa bapak enggak salah, pak?"
"Enggak, dik. Karena, kami melihat, pengalaman bekerja anda jauh lebih mantap daripada para pelamar lain.
Sekarang, semua pelamar yang diterima, sedang dibuatkan badge, sebagai tanda pengenal. Jadi, bila nanti salah satu dari kalian, ada yang dikirim ke luar negeri untuk tugas ini, kalian bisa menunjukkan tanda pengenal ini. Dan kalian selama di kontrak akan aman. Karena kalian telah otomatis dilindungi oleh PBB".
Akupun hanya menyambut tangannya dengan ujung jilbabku.
"Alhamdulillaah ya Allah..." Aku langsung mengangkat kedua tanganku. Dan langsung sujud syukur atas karunia ini. Terkejut, dan tak pernah menyangka, bahwa aku bisa lulus semudah itu. Padahal, dari awalnya, aku hanya setengah hati. Dan juga, pengalaman bekerjaku, hanya di tingkat koki pada
restaurant -restaurant. Dan relawan pada beberapa lembaga, dan seputaran desaku.

Aku semakin penasaran dengan perusahaan ini. Dan bertanya lagi dengan beraninya:
"Hm... pak, maaf, saya mau nanya. Perusahaan ini, apakah menyediakan asuransi, buat karyawannya?"
"Tentu dong bu. Itu jelas ada. Dan, bila ada keturunan, semuanya masuk daftar asuransi. Dan nanti, akan diusahakan, bagi tiap karyawan, bagi yang berprestasi, akan mendapat satu rumah per orang".
"Alhamdulillah pak. Saya senang mendengarnya. Terima kasih banyak ya pak," kataku bersemangat.

Lalu lanjutnya lagi,
"Apakah ibu tau, berapa nilai dana yang akan kita kelola untuk bantuan di Aceh saja? Semuanya ada 2000 Trilyun dik. Dan, semua para karyawan, diharuskan mengutamakan jujur, komunikatif, ramah dan jangan coba-coba untuk korupsi. Karena, walaupun lima ribu rupiah yang engkau sembunyikan, akan langsung ketahuan oleh Bank Dunia yang terletak di Washington D.C. Semua programnya menyatu ke seluruh dunia. Dan, sejak saat ini, kalian dikontrak selama tiga puluh tahun".
"Oh,begitu rupanya. Iya pak. Alhamdulillaah..." sahutku.

Setelah puas berbincang dengan wakil perusahaan, akupun pulang dengan hati gembira.Dan merasa tak sabar untuk memberi tahu pada ibuku, tentang berita baik ini.

***
Sehabis shalat maghrib dan makan malam, aku menemui ibu dan berbicara dengan halus. Sambil kucium tangan Ibuku, akupun berujar:
"Ibu... terima kasih banyak atas restumu, Ibu. Ibu, Amna lulus di perusahaan itu, dan amna ditetapkan sebagai Sekretaris dibagian Kecamatan, bu. Bila nanti berprestasi, bisa dinaikkan ke tingkat kabupaten, propinsi, nasional, bahkan dunia, Bu".
"Alhamdulillaah... ya Allah...." Ujar ibuku sambil menangis.
Aku langsung memeluk ibu dan berkata:
"Ibu, gak boleh nangis ya bu. Alhamdulillah bu. Amna bisa lulus sejauh ini. Banyak yang sarjana gak lulus bu. Dan banyak juga pakai uang sogok, agar bisa lulus. Rupanya, di tiap desa juga, banyak yang enggak lulus, bu." Aku menjelaskannya pada Ibuku.
"Alhamdulillah, kamu lulus dengan nilai murni, anakku." Ujar Ibuku sambil mencium kedua pipiku.
"Ibu, terima kasih atas do'a Ibu untuk na," kucium pipi Ibuku sambil menangis.
"Iya anakku. Bersyukurlah pada Allah Subhanahu Wata'ala yang telah memberimu rezeki".
"Iya bu. Do'akan semoga anakmu ini bisa berhasil Ibu. Agar kita bisa naik haji ke Mekkah ya, bu. Itu cita- cita Amna untuk Ibu dan Almarhum Bapak".
"Aamiin.. yaa Allah. Semoga niat baikmu diridhai Allah,anakku..." Kata Ibu sambil mengusap rambutku.

***

Akhirnya, perjuanganku kemarin itu tidak sia-sia.Pekerjaan yang awalnya kukira sangat rumit, ternyata sebaliknya. Karena segala keterbatasan dan kemampuanku, apalagi pendidikanku, rupanya membuahkan hasil.

Terima kasih Ibuku...
Peluk cium Ananda.


*Kenawat Lut,
12 DESEMBER 2014.


~* JIWA YANG GUNDAH *~



DUHAI JIWA YANG TEGUH MEMELUK IMAN


Duhai jiwa yang tak lepas bersujud di atas sajadahnya
Kau adalah lukisan di hati pemegang iman.
Indahmu sungguh tulus kala kalam-Nya Kau gemakan dengan cinta
Detikmu utuh untuk kau abdikan demi generasi umat diranah serambi mekkah.


Duhai jiwa teduh yang senantiasa terhijab dalam sabar
Kaulah hayat yang ikhlas dan teguh mengemban cinta-Nya
Hatimu tak terenyuh untuk berpaling dari cahaya terang Rabbmu
Demi semburat cinta zuhdi-zuhdi kecil yang lugu.


Duhai jiwa tenang penggetar iman dalam sukma
Kasihmu tulus menjabarkan cinta illah
Tak pernah kau sandurkan benci
Kala Tuhanmu menguji detikmu yang ikhlas
Kaulah pejuang yang meyakinkan jiwa dan raga
Demi menjalankan titah-Nya lurus.


Lenteramu indah
Seindah lukisan jiwamu dalam jiwa-jiwa penggengam iman.


Kau sejuk, bak telaga kala risau menjamah nyata
Kaulah jiwa yang tegar untuk dien-mu
Kaulah percikan iman, pengenggam ridha utuh rabbmu.

Duhai engkau jiwa yang teguh memeluk iman.

~* DUHAI LELAKI *~

TAMAN ORANG ORANG YANG JATUH CINTA



“Wahai yang bersemayam di dalam rasa dan diriku
Engkau jauh dari penglihatan dan pandangan
Engkau adalah ruhku jika aku tak memandangmu
Dia lebih dekat denganku dari segala pendekatan”

Angan-angan tentang dirimu ada di mataku
Ingatan tentang dirimu ada di mulutku
Tempat kembalimu ada di mulutku
Tapi kemanakah engkau hilang dariku?

Wahai yang bersemayam di antara perut dan iga
Sekalipun tempat tinggalmu berjauhan dariku
Kasih sayang tercurah untuk senantiasa mencinta
Jika engkau tiada menggapainya ia akan membumbung.

 
Ku cari alasan dari dosa yang ku lakukan
Tapi kau paksa aku menjadi pemutus tali
Kau bawa pergi akalku di kesempitan jurang
Setelah aku berumur akal itu kau bawa kembali
Itulah cinta kami yang berdampingan
Engkau telah mensigati dengan adil dan jeli.

Ya RABBI…..
Kusibukkan dia dengan cintaku.
Seperti ENGKAU sibukkan hatiku dengan cintanya
Agar menjadi ringan apa yang bersemayam di hatiku..
Aku memohon kepada dzat yang membalikan keinginan.

Hasratku kepadamu dan hasratmu kepadaku
Atau biarkan cinta mengalir di hatiku…


“Ada kafilah yang berlalu menjelang malam,
Jalan berdebu dan malam merambat kelam
Mereka menggiring hasrat menyatu dengan bumi
Perjalananpun tenggelam di balik ambisi.


Bintang malam menuntun yang mereka harapkan
Yang menggantung di atas bintang dan kenikmatan
Dalam pemeliharaan yang tidak di dapat orang lain
Tak peduli celaan orang yang suka melontar celaan “.

“Aku ingin memeluknya di saat hati sedang merindukan
Adakah kedekatan setelah kami saling berpelukan
Kucium mesra agar kerinduan itu sirna
Keinginan untuk bertemu semakin membara
Kobaran di hati belum jua terobati
Kecuali setelah dua hati saling mengisi”


“Tiba-tiba dia melihat sang kekasih
Tak sepatah katapun terucap dari lidah”
“Tanda cinta yang menyusup ke dalam hati
Ada yang berubah jika dia melihat yang di cintai”.


“Jika ku lihat panasnya cinta di dalam hati
Ku cari pancuran air untuk mendinginkan
Berikan padaku kedinginan air yang pasti
Karena dalam perut ada api yang menghanguskan”.

“Aku tidak tahu apakah pesonanya yang memikat
Atau mungkin akalku yang tidak lagi di tempat”
“Keindahannya pangkal segala keindahan
Dan magnetik laki-laki yang memandang”
“Cinta bukanlah karena keindahan dan yang tampak di mata
Tetapi karena yang menyatukan hati dan jiwa”.

“Ada getaran yang merasuki jiwa yang murah hati
Laiknya getaran dahan karena angin yang sepoi-sepoi”
“Engkaulah pembantai setiap pemabuk cinta
Pilihlah untuk jiwamu siapa yang kau pilih”

“Cintaku bersemi apa pun dirimu
Tak peduli keadaanmu dulu dan kini
Kau tak peduli kepadaku dan akupun begitu
Siapa tak pedulikan dirimu hendak memuji.

Aku menyukai mereka sekalipun dirimu seperti musuhku
Penilaianku terhadapmu sama terhadap mereka aku menilai
Kudapatkan kenikmatan jika ada yang melecehkanmu
Biarkan orang mencelaku karena cinta telah terpatri”.

~* KUMPULAN STATUS CANTIK DAN INDAH *~


NASIHAT IBU KU




`Yakinlah bahwa pertolongan Allah SWT itu akan selalu datang pada saat yang tepat,
Tidak cepat dan tidak juga lambat, tapi pada saat yang tepat.



`Jangan kerjakan yang haram, jauhi makhruh, hindari perkara yang ragu ragu,
Jalankan semua yang halal/wajib/diperintahkan oleh Allah SWT.



`Nasehatilah dirimu sendiri, jangan terlalu mengharapkan nasehat orang lain,
Sebab hanya kamu yang tau betul masalahmu sendiri,
Dan jangan lupa minta bantuan Allah.

`Jika kau mencari keridhaan Allah, 
Maka disana engkau akan menemukan bahwa batas itu tak ada 
Dan seluruh penghalang itu hanyalah awan awan  yang indah.

`Dilarang melaknat hujan dan angin, 
Karena itu makhluk Allah SWT juga. 
Berdoalah minta perlindungan dari keburukannya dan mintalah kebaikannya.


` Bismillah, 
Yuk lalui malam dengan diawali ibadah, 
Tidur dalam keadaan ibadah, 
Dan mengakhiri malam esok pagi dengan ibadah juga.


`Ya Allah, kelak matikanlah aku dalam keadaan membela agamaMu.
 Dalam keadaan seluruh dosaku Engkau ampuni. 
Dalam keadaan Engkau terima amal amalku,
Aamiin.

`Salah satu musuh terbesar kita adalah malas.

`Jangan menolak perubahan karena takut kehilangan, 
Karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu.

`Hidup ini simple kok, cukup taat sm Allah SWT, 
Beres kan.

`Orang cerdas melihat kedepan dengan segala keindahan 
Dan rintangannya sekaligus termasuk satu titik yang pasti dilalui,
Yaitu kematian sebagai jembatan akhir.

`Memaafkan dengan sempurna. 
Jangan lihat siapa yang sebenarnya salah dan seharusnya minta maaf, 
Karena memaafkan itu mulia.

` Buat para pemuda, jgn sampai salah pilih kawan. Kawanmu cermin kehidupanmu, kawanmu cermin agamamu, kawanmu cermin prilakumu.

` Bagi org2 yg berhati bersih, setiap kejadian apapun snantiasa mnjdi ilmu yg merupakan cahaya bagi dirinya dan sekitarnya.

 
`Sakit saat berjuangan itu hanya sementara. 
Namun jika menyerah, rasa sakit itu akan terasa selamanya.

` Anakku... 
Lelaki hebat itu yang mampu membuat wanita lain cemburu, 
Bukan membuat pasangan sendiri cemburu karena wanita lain.

`Anakku... 
Jangan pernah lupakan Jasa Orang Tuamu,
 Karena mereka lah kamu bisa menjadi seperti sekarang.

` Anakku... 
Berteman lah dengan siapa saja, 
Tapi bersahabatlah dengan orang yang berani mengingatkanmu ketika dirimu salah.

` Anakku... 
Ketika sedang menghadapi masalah, 
Fokus lah untuk menemukan SOLUSI atas masalah yang kamu hadapi.

` Anakku... 
Bahagi, sederhana, Bersyukur atas apa yang telah kamu miliki saat ini 
Dan tetap berusaha untuk menggapai impianmu yang belum tercapai.

` Anakku... 
Jika seseorang mulai diam,
Itu pertanda dia kecewa terhadap sikapmu.. 
Maka dari itu jagalah sikapmu terhadap sesama.

` Anakku... 
Dengan tersenyum mungkin tidak menyelesaikan masalahmu, 
Tapi itu membuat bebanmu menjadi lebih ringan.

`Anakku.. 
Carilah pasangan yang bukan hanya sekedar mencintaimu 
Tapi juga keluargamu, terutama Ayah Ibumu.

` Anakku... 
Lukadi  hati hanya menghambat hidupmu, 
Maafkan, relakan dan ikhlaskan, 
Fokuslah pada masa depanmu !

` Anakku... 
Carilah pasangan yang bersedia unttk menerima kekuranganmu, 
Dan membantu mu menemukan kelebihan dirimu dibalik semua kekuranganmu.

` Anakku... 
Memaafkan dan meminta maaf lebih dulu tidak akan membuatmu terlihat rendah dimata orang lain.

` Anakku...
Jika kamu ingin seseorang percaya padamu, 
Hal pertama yang harus dilakukan adalah 
Meyakinkan mereka bahwa kamu mempercayai mereka.

` Anakku...
Berhati-hatilah dalam memilih teman, 
Karena waktumu terlalu berharga tuk mereka yang tak pernah menghargai waktumu.

` Anakku...
Ketika kamu berhenti mengejar apa yang bukan untukmu, 
Maka Allah akan mempertemukan kamu dengan apa yang baik untukmu.

` Anakku...
Orang sukses mengurangi mengeluh. 
Walau dia tahu hidupnya tidak sebebas yang sekarang dipikirkannya. 
Hidup itu perjuangan.

` Anakku...
Marilah kita saling mengingatkan untuk kebaikan satu sama lain.

` Anakku..
Kesabaran memang penuh ujian, 
Jika kamu selalu lulus, kemenangan itu akan permanen selamanya.

` Anakku...
Single itu bukan berarti tak laku. 
Mungkin mereka hanya belum menemukan orang yang tepat untuk dipercaya. 
Komitmen itu mahal.

` Anakku..
Hidup ini tidaklah mudah. 
Banyak hal yang terkadang sulit diterima pun sulit dipahami.
Oleh karena itu,belajar adalah proses tanpa akhir.

` Anakku..
Jika ingin mendapatkan yang terbaik, 
Tak perlu sibuk untuk mencari yang terbaik, 
Tapi cukup dengan memperbaiki diri.

` Anakku..
Tak ada yang bersedia merasa sedih, 
Tapi banyak yang bersedia memikirkan hal-hal negatif yang membuatnya sedih.

` Nak... 
Cinta itu tidak cepat marah dan tidak kasar. 
Cinta itu lembut dan menginginkan kebaikan bersama, bukan menang sendiri.

` Anakku...
Walaupun engkau wanita, 
Tetaplah menjadi pribadi yang mandiri, 
Agar siap dengan kondisi yang tidak terduga.

 `Nak..
Menjadi jujur mungkin tidak akan memberikanmu banyak Sahabat, 
Tapi itu pasti akan mengantarkanmu kepada Sahabat yang tepat.

`Nak...
Yang terpenting bukan seberapa indah awalnya, 
Tapi bagaimana kamu menjaga awal yang indah itu hingga akhir.

`Nak...
Pada akhirnya kita hanyalah kenangan. 
Lalu kenangan seperti apa kita nanti 
Itu semua tergantung apa yang kita lakukan sekarang.

`Nak...
Kecantikan hanya kulit luar. 
Namun yang sangat penting adalah adanya keseimbangan antara pikiran, tubuh, dan jiwa.

`Nak...
Hubungan  itu seperti kaca. 
Terkadang kita memilih untuk meninggalkan mereka yang pecah 
Karena sangat sulit untuk menyusunnya kembali.


***

Sekian dulu lah ya,dari saya.
Saya tak kuat lagi untuk mengetik sekarang ini.

Dari sahabat untuk sahabat.

^_^



~* BERTEMU DENGANNYA *~

~* KENANGAN  23 NOVEMBER 2014 *~


Hari minggu yang lalu,tepatnya tanggal 23 November 2014.Antara iya dan tidak,aku memutuskan untuk pergi mengikuti pertemuan di KENSAS,Kenduri Sastra Se Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Aku yang dari awal memang ingin mendalami lagi tentang sastra.Alhamdulillah,akhirnya,bisa juga aku mengikuti event ini.Karena pertama kali diadakan di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Aku berangkat dari desaku,Kenawat Lut,bersama dua orang adik,dari satu desa denganku,bernama Arda Bensu dan Khairani Abdul Qadir.Setelah selesai membereskan rumah,akhirnya aku berangkat juga.
Kami sampai di SMA N 1 TAKENGON (SMANSA) kurang lebih pukul 9.00 pagi.Kulihat suasana di aula masih agak sepi,peserta yang datang juga baru beberapa orang.

Aku melihat bang Sayid Fadhil Asqar yang tengah membereskan kursi,bersama dik Zuliana Ibrahim.
Akupun membantu sedikit membereskan.

"Assalamu'alaikum,kakak Amna" sapa dik Ana (panggilan akrab dik Zuliana).
"Iya dik,wa'alaikum salaam warahmatullah.Gimana kabarnya?"sahutku.
"Alhamdulillah baik kak.Kakak gimana?"
Alhamdulillah,baik juga dik."
"Waduh.Orangnya masih satu dua orang yang datang kak.Janjinya dari awal,kita kita mulai acaranya jam 9 pagi.Ini,sudah jam 9.30,tapi orang nya cuma segitu aja"ana sambil menunjuk ke dalam aula.
"Ya,gak papa lah dik.Mungkin,sebagian orang nya masih sibuk"sahutku."Harap maklum lah dik.Orang kita ni,terkenal dengan 'jam karet'nya".Hihihihiy...lalu kami tertawa berdua.


Karena kupikir acara pertemuan nanti masih lama,akupun permisi sebentar,untuk mengambil hp ku yang sengaja kupertinggal di sebuah toko kaaset di depan mesjid raya Ruhama,Takengon.
"Dik ana,maaf..kakak pamit sebentar ya.Mau ambil hp kakak,tadi kakak tinggalin di toko di simpang depan sana.Di desa kami,dari semalam mati lampu.Dan ada longsor di tiga titik,di jalan mau ke desa kakak"kataku.
"Oh iya,kak.Silahkan.Nanti adik kasih tau sama teman yang lain"jawab ana.

Kemudian akupun berjalan  menyusuri halaman sekolah SMANSA.Di depan pintu gerbang,aku melihat dik Ilma,seperti sedang menunggu seseorang.
Pelan namun pasti,akupun memanggilnya:
"Dik...silahkan langsung masuk ke dalam.Karena,orang nya udah mulai kumpul disana"
"Oh iya kak...adik lagi nungguin kak dini kak.Katanya masih di jalan"kata dik Ilma ramah".
"Iya dik.Yodah,kakak sebentar ya.Mau kesimpang sana sebentar.Ambil hp kakak yang sedang di cas"
"Oke kakak".


Akupun berjalan perlahan menuju toko kaset langgananku.Dan meminta maaf padanya,karena tak jadi mencas hp sampai selesai acara.
Lalu akupun singgah sebentar ke warung nasi yang di dekat BRI PUTRI IJO.Hm,perutku mulai sakit,karena tak bisa makan dari sore kemarin.Sampai di warung,akupun sarapan dengan menu ala kadarnya.
Sedang asyik makan,tiba tiba aku melihat mantan orang yang pernah menyayangiku,duduk tepat di meja sebelahku.Aku tak pernah memperhatikannya.Aku melanjutkan sarapanku yang mulai terasa hambar,setelah melihat wajahnya.Akupun tertunduk.

Kemudian kulihat dia terkejut melihat ke arahku,sambil bercerita dengan dua sahabatnya.Diapun pamit dengan sahabatnya dan langsung berdiri karena terkejut.
"Dekna.Sama siapa dik?"
"Sendiri,bang"sahutku.

Lalu,dia melangkah ke arahku (Duh...wajah ini.Wajah yang pernah mengisi lembaran diary hatiku).
Langsung duduk tepat di hadapanku.

"Dik...abang...abang minta maaf sebelumnya ya dik,sama adik"
"Minta maaf kenapa,bang kleton?Abang gak ada salah kok,sama adik.Adik aja yang terlalu bodoh menunggu kabar kepastian dari abang"sahutku pelan.
"Abang minta maaf,karena abang telah memperkenalkan adik sama ibu dan keluarga abang semuanya.Adik,kakaknya abang semua udah tau.Tapi,abang tak jadi melamar adik".
"Udah bang.Lupain aja kisah lalu.Adik udah mulai melupakannya.Walaupun masih sakit,karena ulah abangtu".sarapanku tak tersentuh lagi.
"Dik,abang terlalu bodoh mengambil keputusan.Abang menyesal dik.Sampai sekarang,sebenarnya,abang masih sayang sama adik"
"Udah bang,gak usah dibahas lagi.Kasihan istri abangtu.Adik do'akan semoga abang bahagia hidup bersamanya.Anak abang apa udah lahir,ke?"sambil tersenyum ku bertanya.

(Tuhanku,kuatkan aku menghadapinya.Air mataku hendak menetes,namun secepatnya kusapu).

"Belum dik,anak abang belum lahir.Dik,abang ingat terus tentang kita di bener meriah"
"Jangan pernah abang ingat lagi bang"
"Iya dik.Adik tau darimana,abang udah nikah?"
"Adik kandung abang yang bilang.Yang perawat itu,yang bekerja di puskesmas bener meriah"sahutku pelan.
"Kami pernah jumpa bang.Sewaktu acara pesta pernikahan saudara adik.Adik abangtu sebagai fotografer disana.

Dia langsung memanggilku dan bilang:
(Kak...kakak.Ini kak amna kan,yang dulunya sama abangku,bang kleton,yang jago masak di cafe bener lampahan,itu,kan?)
(Iya betul,dik)
(Kak,adik dan semua keluarga minta maaf ya kak,sama kakak.Kami tak bermaksud mempermainkan kakak.Kami kira dari awalnya,abang itu akan melamar kakak,kak.Tapi,rupanya abang melamar orang lain.Kak.Abang dijebak oleh mereka.Abang tak mencintai istrinya.Mamak selalu nanya nanya kakak ke kami semua)
(Iya dik,kakak udah memaafkannya,dik.Kakak menganggap kami ini tidak berjodoh.Biarlah dik,ini udah takdir kami yang gak mungkin bisa bersatu.Gak usah lagi adik cerita itu,karena,dia udah kakak anggap seperti sahabat kakak)
Bang kleton terdiam mendengar cerita ku.

Kemudian dia bertanya lagi padaku:
"Dik,adik dimana dah tinggal sekarang?apakah telah dinas di banda aceh,ke?"
"Mana ada,bang.Adik masih tinggal di takengon sini.Masih di kenawat lut.Membuat kue,dan ngajar ngaji dikit dikit,bang"
"Bukannya adik juga ikut menjadi tim sukses nya gubernur aceh,ya?"
"Enggak bang.Amna tak suka politik.Yang terjun ke dunia politik adalah abangku.Dia menjadi tim suksesnya dari Adam Mukhlis."
"Oh,iya dik.Apa dah kerjaan adik sekarang?"
"Apa aja,bang.Yang penting halal.Dan,yang penting,adik bukan kerja sama orang".sahutku lagi.
"Adik ada jumpa lagi sama kak sitah,ke?"
"Enggak ada bang.Hatiku terlalu sakit,karena fitnahannya dulu.Gara gara itu,amna malu sama semuanya.Mentang mentang saya begini,seenak jidatnya nuduh orang sembarangan.Ingat bang,fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan".
"Iya,apakah gara gara cerita yang dulu itu?"
"Iya,betul bang.Sampai sekarang masih tersimpan di memoriku.Dan,satu hal lagi.Gara gara dia,abangku hampir hancur,dengan cara memfitnah amna.Amna tak pernah menyangka,kalo dia sekejam itu ke amna".
"Iya dik.abang faham".
"Makanya,tak usah suruh amna sering sering jumpai dia,sebelum dia sendiri yang minta maaf dan mengakui kesalahannya,bang".
"Iyalah dik.Jaga dirimu baik baik ya dik.Bila ada umur panjang,nanti kita pasti jumpa lagi".
"Iya bang.Insya Allah,makasi banyak.Jagalah istri abangtu.Jangan kecewakan dia,dan keluarga abang.Adik akan selalu menjauh dari kehidupan kalian.Titip salam amna untuk ibu di rumah,bang,dan istri abang ya"
 
(betapa pahit rasanya kalimat yang kuucapkan).

"Iya dik.Abang pulang duluan ya,dik"
"Iya bang,silahkan"sambil menunjuk jalan keluar warung.
Diapun pergi melaju dengan Escudo nya.Bersama dua sahabat nya yang lain.

Akupun tak ada lagi selera sarapan.Langsung membasuh tanganku dan keluar dari warung.
Ah,pertemuan singkat dengan mantan,setelah setahun tak bersua.
 
 
( Kamu jahat,bang...teriakku dalam hati..
Kamu menyuruh aku untuk setia,
Tapi,kenyataannya,kamu menusukku dari belakang.
Kamu mengecewakan aku,bang.
Ya sudahlah..memang kita ditakdirkan untuk tidak bersama.
Dan aku akan menunjukkan padamu,bahwa aku tak serapuh di pikiranmu ).

Akupun melanjutkan melangkah dengan gontai menuju ke aula SMANSA
Untuk mengikuti kenduri sastra.



Namamu....
Pernah menghias memoriku.
Namun,aku tak mau menjadi orang yang pembenci dan pendendam.
Karena takut hatiku menjadi rusak.

Dan aku juga ingat kata pepatah

Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja; 
siapa tahu – pada suatu hari kelak – ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci. 
Dan bencilah orang yang kau benci sekadarnya saja; 
siapa tahu – pada suatu hari kelak – ia akan menjadi orang yang kaucintai.  
 
( Ali bin Abi Thalib).


Terima kasih banyak atas tusukan belati yang kau torehkan,untukku.
Karena itu bisa membuatku lebih kuat dan tegar
Menghadapi kehidupan ini.