~* DI UJUNG GARIS RINDU *~

DIARY SOBEK

Bagaimana mungkin benih cinta yang tertanam akan tumbuh berbunga, 
Jika harus kusiraminya dengan air mata.

Petiklah satu kalimat dari dalam puisiku, tanamlah di taman hatimu. 
Kelak, ia akan tumbuh; tempatmu berteduh.

Sepertinya Tuhan sedang menatap senyummu. 
Lihatlah, senja begitu indah.

Lalu, arah manakah yang harus kutuju? 
Di setiap penjuru hanya rindu dan rindu.

Jarum jam menoreh perih pada dinding kamar, 
Menatap lukisan gambar yang begitu kukenali. 
Ah, senyummu lagi dan lagi.

Di keningmu yang langit, kekasih. 
Sebuah kecupan purnama pernah ku semai di sana, 
Masihkah kau mengabadikan bekasnya? 

Sepasang matamu; mawar kembar yang tertanam pada hamparan ladang rinduku.

Aku, kamu; sebentuk bintang kembar yang terjaga menikmati cahaya, 
Sampai fajar menyibak tirai langit malam.

Menggelaplah semesta hati dalam sunyi, 
Biarkan kelamnya malam menelan segala keraguan.

Tak seperti biasanya kau terlelap lebih awal, 
Menjelajahi semesta mimpi, 
Meninggalkan rindu yang merengek memanja pada waktu.

Masihkah kau mengenali sepi yang sempat kita akrabi, 
Bercengkrama tentang rindu yang sesekali kau minta kecupku di keningmu.

Berjelagalah ke langit malamku. 
Nyalakanlah bintang bintang dengan api sajakku yang kau timbun di dalam kedua matamu.

Berjelagalah ke dalam puisiku, 
Sesungguhnya seduhan katanya dari dan untukmu. 
Selamat menikmati malam, kamu.

Demi cinta yang mengalir di hati, demi rasa yang meraung di dada. 
Datanglah walau hanya seucap kata.

Dan aku terbaring di tepi telaga terjaring kesepian dan kesunyian dalam sebutir air mata.
  
Aku lebih suka diam diantara riak telaga yang terdiam; 
Setelah lepas sauh dan lalu merapuh, 
Kadang jiwa ini rindu dermaga.

Engkaukah itu; kuncup harapan, 
Bunga impinan yang mekar bersama rindu di dalam hening kalbuku.

Merindukanmu, 
Sebagai kuntum waktu yang selalu ingin kutanam di dalam pot jiwa.

Merindukanmu kekasih, 
Yang membagi cahaya saat lentera tak lagi kurasa perisai angin bagi pagi yang dingin.

Semilir melati merebak pagi ini, 
Kelak harumnya akan mengiasi sanggulmu. 
Selamat pagi, pengantin hatiku.

Aku mencintai kekuranganku yang ada pada diri kamu dan kekuranganmu yang ada pada diri aku.

 **********
  LARA

Aku kembali pada hening, 
Saat suara hujan tercurah bagi malam. 
Aku menjauh dan jatuh dari seribu kengerian. 
Lalu aku ingin bertanya lagi.

 Tentang langit yang dalam, 
Tentang warna kabut yang membisu. 
Dan kini aku tersungkur dalam puisi tak bernyawa.

Lalu aku ingin bertanya lagi. 

Tentang kehendak waktu yang tertahan di ruang lain. 
Tentang mawar yang berhamburan.

Pada tanah airmu yang wangi, 
Tentang jarum jam yang berbisik mengintai mimpi.
Saat engkau mengerat lengan sepi, 
Saat aku kembali tengadah.

Bagi wujud musim dingin yang diam. 
Engkau seperti napas hari ini. 
Nyanyian esok dalam cahaya.

Tapi aku ingin bertanya lagi .

Tentang diriku yang terlambat datang 
Saat kau khusyuk menyusun peta ruang-ruang hitam dan putih. 
Aku terperangkap dalam sebuah bayangan.

Bayangan kota yang tercabik...

Setelah menempuh kutukan sepanjang malam, 
Sepanjang gerimis dalam kenangan.

**********
 DEAR DIARY


Semua tertuang dalam sebuah Diary yang aku simpan dalam hatiku, aku bukan manusia yang kuat memendam rasa yang aku simpan sejak pertemuan itu…Aku hanya ingin mengungkapkan semuanya..mengangkat sedikit beban yang ada…

Diary…
Tidak mudah untukku membuang jauh bayang dirinya…aku selalu berharap untuk dapat melupakannya..menghempaskannya..melemparnya jauh ke planet yang lain.Aku ingin aku bisa melakukannya….tapi aku tak pernah mampu.

Diary…
Aku merindukannya hari ini..maaf aku tidak dapat membendungnya, dirinya terlalu kuat mengikat
hati  ku…kapan aku bisa melepaskannya?

Diary…
Aku meningalkan pesan untuknya..aku tidak begitu berharap reply-nya…tau ga diary??dia membalasnya, pembicaraan lewat pesan terasa begitu ringan..Sungguh, aku tidak dapat menahan gejolak hatiku sendiri..pernahkah dia tau rasaku terlalu kuat untuknya…Aku Menyayanginya.

Diary…
Aku tidak pernah tau pasti bagaimana rasanya untukku tapi aku yakin ada setitik harapan yang tidak akan menjadi nyata di dunia yang aku pijak saat ini…cukup bagiku menyayanginya dari jarak yang jauh.

Diary…
Aku merindukan suaranya…dan dia menelpon ku, aku suka suaranya..membuatku teduh seandainya dia dihadapanku aku ingin sekali memeluknya tak ingin aku melepaskannya..tapi aku tak memiliki kuasa untuk menggapainya..aku ingin memendam rasa ini ..aku tidak perduli ketika suatu saat dia mengetahui semua isi hatiku..cukup lega mungkin ketika dia tau semuanya.



Diary…
Aku suka ketika dia bertanya “Kenapa??”..Membuatku terlena.. aku yakin dia tau saat itu aku ingin bergelayut manja di peluknya..aku ga bisa berbuat banyak saat itu aku hanya menarik nafas dalam..
”Seandainya kau milikku..".

Aku tidak bisa berkata banyak diary…
”Kangen..”hanya itu yang bisa aku ucapkan dari gagang telponku…
Aku gemetar saat itu aku benar-benar tidak dapat menahan kata-kata ku..aku hanya bisa terpaku
Di kursi kerjaku..aku hanya bisa menatap gambarnya…..
Aku Sayang Kamu…

Diary…
Dia terlalu mempesona untukku…
Dia terlalu membuat aku makin dan makin menginginkannya…
Dia Manis…
Dia Lucu…
Dia Jahil…

Diary…
Kau tau ….kenapa aku suka dia..
Aku suka karakternya kendati terkadang aku harus memiliki sedikit kesabaran menghadapinya.

Diary…
Dia ingin aku disampingnya sehari saja…seandainya memungkinkan aku ingin terbang kesana membawa sejuta rasa rindu untuknya…tapi aku takut…takut jika akhirnya aku benar-benar tidak bisa melepaskannya.

Diary…
Hari ini aku kangen lagi…aku ingin mendengar suaranya lagi…
Tapi mungkin ini jalannya…sepertinya ada yang aneh darinya..sensitif kah aku??

Diary…kadang aku ingin diperhatikan tapi aku tau semua tidak harus sesuai harapanku..

Diary…
Aku hanya ingin menikmatinya…menikmati sedikit kasih yang ada..menikmati sedikit acuh yang singgah di hariku..aku ingin tenang menjalani semuanya…tanpa beban kendati suatu hari semuanya akan hilang begitu saja…tapi satu yang akan tersimpan…dia takkan terhapus dihati disaat aku bahagia dan tersiksa.

Diary…
Temani aku melaluinya….biarkan aku bahagia sesaat…biarkan aku selalu bermimpi walau aku tau mimpi itu tidak akan nyata untukku.

Takengon,22 Februari 2014.
Ainiya Faida Azmi.

( Amna Yunda )




~* KISAH KASIH KU DI SEKOLAH SMK NEG 4 LHOKSEUMAWE *~


Tahun 1997,awal aku memasuki sekolah SMK NEG 4 LHOKSEUMAWE.Atau yang lebih dikenal dengan nama SMIK LHOKSEUMAWE.Waktu itu,aku mengikuti tes di beberapa sekolah SMK,antara lain SMKK Lhokseumawe,dan di SMIK.Kedua sekolah itu menerimaku dengan hasil yang baik,akhirnya aku lebih condong memilih ke SMIK.Karena Smik adalah sekolah yang baru dibangun saat itu.Dan juga,karena aku ingin bisa membuka lapangan kerja,bila nanti telah tamat.
Aku adalah salah satu murid alumni angkatan pertama.

Berbagai macam tes telah kulalui,bersama sahabat2 baruku.Akhirnya akupun lulus,dan bisa menduduki di kelas I A2.Waktu itu,yang menjadi kelasku adalah Ibu Rastiani,Spd.Dan yang menjabat sebagai Kepala Sekolah adalah Bapak Drs.Rusdi Aries.

Suka duka kulalui bersama para sahabatku.Antara lain:Novendi (Pipin),Abdoel Rokhim,Raju Gindo (Rumput Dan Kerikil),Agus Anwar,Iwan Novika,Asmaul Husna,M Yanis,Ainul Mardhiah,Iwan Novika,Usman,Ismadi,Maryanti,Dwi Kurniasih,Teti Setiawati,Novita Sari,Fitri Purni Miliarti,   Cut Risma Ayunita,Meliza,dll.
Aku tak ingat lagi,siapa2 saja sahabatku.Maafkan saya,sahabat,amna lupa. :'(

Disini...Saya hanya bercerita sedikit tentang memori masa lalu,walaupun itu sudah lama terjadi.Namun bagiku,itu adalah moment terindah dalam hidupku.

"Abdoel Rokhim"
,aku dan teman2 memanggilnya "Bedol".dia teman sekelasku.Anaknya pendiam,pintar,dan supel.Dari kelas 1,aku mengenalnya dengan dekat,sampai sampai guru2 kami mengira bahwa kami berpacaran.Namun getar getar asmara itu hanya kami pendam dalam hati.Jujur saja,aku tak pernah mengenal yang namanya pacaran,karena orang tuaku melarang keras,karena harus fokus sekolah.Dan juga,aku telah diajarkan dari kecil,bahwa pacaran itu adalah Haram.Keluargaku memegang prinsip agama sangat kuat sekali.Alhamdulillah,aku sangat bersyukur akan hal itu.

Aku juga tau dia menyukaiku.Dari sifat,perhatian yang dia berikan untukku.Setiap kali ada pelajaran yang sulit,kami selalu berdiskusi berdua,hingga kami mengikuti Cerdas Cermat di sekolah.Dia di bagian tengah,sedang aku selalu berada di sisi kanannya.Katanya,dia tak sanggup untuk menjawab soal pada waktu cerdas cermat,karena terpana oleh senyum manisku.
"Biar saja kita kalah cerdas cermat na,biar saya bisa seterusnya dekat kamu,amna".

Duh...kata katanya,selalu membuatku ingin selalu berada di sisinya.
Perhatiannya yang selalu berlebihan untukku,membuatku merasa sangat nyaman dan ingin seterusnya melihat tertawanya,senyumannya,bicaranya.Ah....dia begitu sempurna,pikirku.

Walaupun kami berdua sangat akrab dan terkesan seperti orang berpacaran,namun dia tak pernah menyentuh kulitku sedikitpun.Itulah hal yang sangat kukagumi dari dirinya.Dia sopan,enerjik,pintar melukis.Dan yang paling utama,Agamis.

Suatu hari,aku jatuh sakit.Panas demam tinggi di sekolah.Tubuhku lemas tak berdaya,namun aku tak ingin ketinggalan pelajaran.Maka aku mengikuti juga pelajaran tentang seni lukis.Dengan tangan lemah,gemetar karena demam,kucoba melukis diatas kertas gambar A4.Akupun membuat lukisan abstrak semampuku.
Alhamdulillah selesai pekerjaanku,pikirku.Walaupun tidak sempurna.Yang pada akhirnya,lukisanku di pajang di ruang pameran sekolah.

Hingga akupun lunglai.Kepalaku terbentur di atas meja.Lalu Abdoel Rokhim membawaku ke UKS.Dia menungguku selama hampir 1 jam.Aku diobatinya dengan sabar.Dia menungguku sambil membaca buku pelajaran.Dia menyuapiku obat.Dan mengompres kepalaku.Aku ingin dibawanya ke Rumah Sakit,namun aku menolaknya.Karena,kukatakan kasihan orang tuaku,orang tuaku tak tahu bahwa aku sedang sakit.Aku tak mau menyusahkan mereka.Diapun menyanggupi.Dan menungguku hingga waktu pelajaran habis.
Perhatiannya waktu itu,sungguh terbayang2 di pelupuk mataku hingga sekarang.Betapa resahnya dia melihat keadaanku waktu itu.

Akupun diantar pulang sekolah olehnya,sampai ke terminal.Dia ingin mengantarku hingga ke rumah,namun kucegah,karena arah rumah kami berlawanan.Walaupun aku sakit,dia mengiringi langkahku,disamping ku.Tanganku ingin dipegang olehnya,namun aku tak mau.Karena kami bukan mahram.

Aku absen sekolah 1 hari karena sakit.Waktu itu,aku menderita sakit ginjal dan magh.Sakitnya tak tertahankan.

Esoknya,kupaksakan masuk sekolah.Karena aku tak ingin ketinggalan pelajaran.Orang tuaku adalah orang susah,aku tak ingin menambah kesusahan mereka.

Tiba di sekolah,abdoel menjumpaiku.Dia melihat wajahku yang masih pucat,dan jalanku yang masih lunglai.
"Na,kamu masih sakit ya,na? kenapa sekolah? nanti kamu jatuh lagi,na.Saya tak mau kamu kenapa napa" sahutnya.

"Amna gak kenapa napa,dul.Cuma sakit perut sedikit,dan pusing."kataku.

"Na..nanti,jangan dipaksakan ya,sewaktu belajarnya.Kalau enggak sanggup,biar saya yang temani kamu di UKS".

"Iya dul...makasi banyak ya sob"ujarku sambil tersenyum.

"Iya na,sama-sama".

Alhamdulillaah,akupun bisa melalui hari itu dengan selamat.Walaupun aku tidak 100 % bisa berkonsentrasi.

***

Kami sama sama menyukai musik dan nyanyian.Hingga mengaji.Entahlah,itu adalah salah satu hobiku.Setiap hari,kami berdendang bersama,dikala waktu istirahat tiba.Keseringan kami bernyanyi lantunan lagu2 dari negeri jiran Malaysia.

Suatu hari,sewaktu istirahat,kami bernyanyi berdua,.Kami duduk-duduk berdua di samping lapangan basket sekolah.Sambil memetik gitar,dia menyanyikan lagu ini untukku.


http://www.youtube.com/watch?v=RHnYcKBnHG4&noredirect=1

Katanya "Na,lagu ini untukmu.Ingatlah aku sampai kapanpun.Karena lagu ini,kupersembahkan untukmu.Inilah perasaan hatiku untukmu,amna"sambil meletakkan gitarnya.

"Iya,dul.Makasi banyak ya dul,atas perhatianmu untukku"ujarku sambil tersenyum.

Lalu tak terasa air mataku menetes di pipi.Dan ia menghapus air mataku dengan saputangannya warna biru.

"Na,jangan kau menangis ya.Aku gak sanggup melihat mu menangis.Aku ingin membahagiakan kamu na.Aku ingin menjadi pendamping hidupmu.Ijinkan aku ya na".sambil memegang tanganku.Aku melapisi tanganku dengan jilbabku,sewaktu berjabat tangan dengannya.

Akupun tersenyum dan cuma bisa mengangguk kecil.Lalu dia pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih.Lalu diapun mengulangi lagi nyanyiannya.
Lagu dari "FENOMENA,yang judulnya Tiada Yang Lain".Dia terus mengulang dan mengulangnya lagi.Kami bernyanyi hingga lupa waktu.Tak terasa bahwa waktu istirahat telah lama habis,dan hampir setengah jam pelajaran dimulai.

Hingga tiba-tiba,kepala sekolah kami,bersama Ibu Sumarni (Ibu guru yang mengajar PPKN),telah tepat berdiri tegak di belakang aku dan abdoel.Astaghfirullah....wajah kami asli seperti kepiting rebus.Merah merona.Dan kami berdua kena hukuman bersama,kena jeweran dari pak Kepsek.hihiihiy.....

"Iniii..yang dua...kenapa belum masuk,nak? kok asik nyanyi nyanyi dari tadi.Sampai-sampai,gurunya di belakang pun gak dilihatnya lagi"kata pak Kepsek.

Ibu Sumarni tersenyum ke arah kami.
"Ehem eheem.........duuh..yang dua ini..Gak di kelas,gak di kantin,gak waktu pulang.Berduaaaa ajaa,kayak perangko"kata Bu Sumarni sambil tertawa kecil.

Aku dan Abdoel tak berani menjawab,dan sama sama menunduk.

"Ibu...Bapak..maafkan kami ya pak,bu...kami janji gak akan ulangi lagi hal ini.Maaf pak,bu.Kami keasikan menyanyi dari tadi.Sampai-sampai tak tahu bunyi bel."kata Abdoel dengan gentlemen nya.

"Iya...Bapak Ibu memaafkan kalian.Bapak bangga sama kalian,nak.Kalian berpacaran bukan untuk maksiat,tapi untuk saling menguatkan agar belajar lebih giat lagi selama kalian sekolah."kata Pak Rusdi sambil tersenyum.Lalu pak Kepsek menjewer kecil kuping kami berdua.Duh,saya malunya minta ampun.Seumur umur,selama sekolah,baru kali itu kena jewer.

"Udah...masuk kelas terus ya."seru pak Kepsek sambil berjalan meninggalkan kami.

"Iya,pak"jawab kami serentak.

Lalu aku dan abdoel pun berpisah.Sambil tersenyum,dia berujar
 "Na,hati hati yaa...Belajar yang tekun.Miss you".

"Iya...insya Allah ya dul.baay...assalamu'alaikum"sahutku sambil membelok ke arah kelasku.

Duh....rupanya,teman temanku telah belajar dari tadi.
Dan alhamdulillah,aku tak jadi dimarahi guruku.
hiihihiy...:D


Dan akupun belajar dengan tenang.Hingga waktu pulang.
Dan ketika pulang,kami bersama-sama lagi.


***

Tak terasa,kami pun berpisah di kelas Dua.Aku memilih di Jurusan Textile Craft Departmen (Tekstil) dan Abdoel Rokhim memilih jurusan Kayu.Waktu bergulir lagi,hingga kami duduk di bangku kelas Tiga.

Masa masa indah tetap kami jalani,hingga pada suatu hari,adanya percecokan pada kami.Bukan cekcok kenapa.Namun,sahabatku sendiri yang bernama Fitri Purni Miliarti,sangat menyukai,dan katanya mencintai Abdoel.Fitri adalah sahabatku dari kelas 1 SMIK.Dia anak Uteun Bayi,Lhokseumawe.Aku merasa sedih bukan kepalang.Aku berniat mundur,karena tak ingin merusak persahabatanku dengan Fitri.Akupun mendukung mereka berdua.

Namun kata Abdul,dia tak pernah menyukai dan menyayangi Fitri,seperti dia menyayangiku,memberi perhatian untukku.Kukatakan tidak apa apa.Yang penting,kita menjalani hari hari sebagai sahabat.Ujarku sambil tersenyum.Aku tak ingin sekolah kita hancur. :)

Dan,saat saat PKL (Praktek Kerja Lapangan),kamipun berpisah lagi.Aku ditempatkan di daerah Binjai,Sumatera Utara.Dan Abdoel di Sabang,Aceh.Dua bulan kami berpisah,huuft...begitu lama waktu berjalan.Rasanya ingin mendengar lagi suaranya,tertawanya,candanya,senyumannya.

Waktu itu,alat komunikasi juga masih seputar telepon umum.Dan surat menyurat.
Kamipun putus komunikasi selama itu.
Karena aku tak tau harus menghubungi kemana.  :(

Jadwal PKL yang seharusnya 3 bulan,tak habis kami lewatkan.Karena waktu itu sedang konflik DOM.Dan ada salah satu penghuni di komplek tempat kami PKL itu,yang menjadi korban,mereka salah satu suku yang berasal dari Pulau Jawa.Sudahlah...aku tak ingin mengungkit masalah itu lagi.Yang pasti,alhamdulillaah aku bersama teman2 dari sekolah,sebanyak 15 orang,bisa selamat dari kejadian yang tak dikehendaki.Kami diselamatkan oleh Bapak Camat dari Binjai Timur,dan juga pimpinan dari Christine Conveksi,
Ibu Christin Panjaitan (Kalau tidak salah,yang berada di Cengkeh Turi,Binjai..Dan kamipun selamat sampai di Lhokseumawe ).Dan suami nya Ibu adalah bapak Gottam Simanjuntak.










Terima kasih atas jasa kalian semuanya pada kami,Ibu dan Bapak Gottam. :)

***

Tahun 2000,orang tua ku,yakni Bapakku,M Yunus Bin Abdul Rahman ,wafat.Tepat ketika aku duduk di kelas III,menjelang menghadapi EBTA-EBTANAS.Aku sedih bukan kepalang,sampai-sampai,aku tak semangat lagi bersekolah.Aku setiap hari hanya menangis dan menangis di sekolah.Namun Abdoel dan sahabat2 ku,terus menerus menyemangatiku.

Inilah nama para sahabat terdekatku,Seperti Syahrul Rozi (Bojek),M Yanis (The Mask),Novendi (Pipin),Maulinar,Khairul Bariati,Ainul Mardhiah,Hazriyani,Linda Wati,Cut Risma Ayunita,juga salah satu abang angkatku.Bang Richie Hidayat .











( Bang Richie Hidayat...Dia anak Pusong Lama.Hingga sekarang aku tak tau gimana kabar tentangnya.Aku rindu kamu,bang.Terima kasih banyak atas bimbingan,dan abang telah mengajariku bersikap lebih dewasa dalam menghadapi guncangan hidup.
Do'aku selalu menyertaimu dan sekeluarga,bang ichie_dari dek Amna*red).


Akhirnya,perlahan lahan akupun kembali bangkit,dari semangat belajar yang tak ada lagi.Menjadi sosok yang penuh percaya diri.Dari Aku yang mulai ogah-ogahan ke sekolah,dan muka selalu kusut.Sampai aku yang kembali ke semula,berkat dorongan para sahabatku.

Hampir setiap hari,sepulang sekolah,kami sahabat satu parte,selalu menyempatkan singgah ke pantai
Ujong Blang Lhokseumawe .































Kami duduk-duduk di pondok bambu,sambil menunggu kedatangan angkot atau bus sekolah.Kami duduk sekedar menikmati laut lepas.Sambil bercanda-canda.Biasanya,kami mangkal di Mawar Biru.
Ya,kenangan sama mereka semua sangat indah kurasakan.Mungkin hal itu tak akan terulang lagi selamanya.

Ketika aku sedang asik duduk sendirian di bangku di bawah pondok,Abdul datang menghampiriku.
Katanya:

"Na...kita kan mau tamat sekolah kan.Gimana,kalau kita masing masing,membuat kerajinan tangan.Kamu bikin apa untuk saya.Nanti,saya akan bikin sesuatu yang spesial untuk kamu".

"Oya,boleh kalo begitu"sahutku ( merasa tertantang).

"Ya deh...nanti,waktu perpisahan sekolah...kita saling bertukar benda kenan- kenangan nya ya na".

"Iya dul,Insya Allah".sahutku sambil tersenyum.

Dan kamipun bangkit lalu pulang bersama.

***
    Tak terasa,waktu ujian EBTA dan EBTANAS telah kami lalui,dan tibalah saat saat yang dinantikan.
Kami menunggu saat perpisahan tiba.Berbagai macam kegiatan dilakukan di aula sekolah.Dan tiba-tiba,namaku "Amna Yunda" dipanggil oleh ibu guru yang menjadi MC acara perpisahan,diumumkan bahwa aku mendapat predikat nilai yang "TERBAIK"  pada uji kompetensi se kabupaten Aceh Utara,
saat itu.
Dari kelompok pria,diraih oleh Mulyadi (kami memanggilnya Mulyadi saja).Dia teman sekelasku sewaktu di kelas satu.

   Aku sempat terkejut dan tak percaya,bahwa namaku dipanggil.Karena,aku merasa diriku biasa-biasa saja.Tidaklah terlalu pintar.Karena,di kelasku,sahabatku yang bernama Tutiq Nurhasanah,dia yang paling pintar di sekolah.Walaupun dia sedikit sombong.

   Akupun maju ke altar,dan oleh bapak Bupati Aceh Utara,Bapak Tarmizi A. Karim .Beliau menyerahkan piagam penghargaan untukku.Dan kulihat ibuku sempat menangis terharu.Karena,aku yang tak ingin lagi bersekolah,semenjak wafatnya bapakku..tak menyangka bakalan begini akhirnya.

    Akupun sempat berpose dengan pak Bupati,beserta staf nya.Dan juga namaku dimuat di koran Serambi Indonesia,waktu itu.Alhamdulillaah,aku bersyukur.Dan aku juga mendapat beasiswa di 4 Universitas terkenal di Indonesia.Waktu itu,aku pengiriman ke Universitas di Bali,Yogyakarta,Padang dan Medan.

   Walau akhirnya aku tak jadi kuliah,dikarenakan ibuku adalah orang yang tak mampu.Aku tak ingin membuat berat beban ibuku.Walau akhirnya,cita-cita ku menjadi guru seni rupa,harus kandas di tengah jalan.
Aku bersyukur,karena sempat menamatkan bangku SMK.

       Tak lama setelah acara perpisahan,Abdoel Rokhim memanggilku,kami berjanji akan saling tukar menukar benda kenang-kenangan.Dia mengajakku lagi ke Pantai Ujong Blang.Yang tak jauh dari lokasi rumah sekolahku.

Setelah kami sampai disana,diapun memesan makanan dan minuman.Kami ke pantai beramai-ramai dengan sahabat-sahabatku yang lain.Aku dan Abdul,satu meja berdua.Kami melihat teman2 mulai mandi-mandi di tepi pantai.


  Kami tertawa tawa melihat aksi teman-teman yang lucu-lucu.Hingga akhirnya,Abdoel mulai berbicara padaku.

"Na....kamu bikin apa untuk saya?"

"Amna bikinin kamu tas makrame,dul.Warna nya merah hati.Ini dia tas nya"sahutku sambil mengeluarkan tas buatanku.Dan kuletakkan di atas meja.

"Cantik banget ya na.Kayak yang buat"katanya.Akupun tersipu malu.

"Enggak juga lah...Semoga kamu suka dengan tas hasil karya amna sendiri ini ya dul" kataku sambil tersenyum.

"Tentu aku sangat dan sangat suka,na.Karna ini adalah buah tangan dari orang yang aku sayang.Makasi banyak ya na".

"Iya dul....sama-sama"..sahutku.Lalu tanyaku..

"Dul...untuk na...kamu bikin apa ya? "

"Coba tebak...kira-kira saya bikin apa?"

"Hmmm.....na gak tau dul.Kan,kamu tak pernah mau bilang sama na.Kamu bikin apa" ujarku sambil merengut.

"Jangan ngambek lah na..sini...senyumlah untukku.Lihat,dul bikin apa untuk kamu".katanya sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya.

Begitu kubuka....akupun sempat terperanjat.
Rupanya,dia membuatkanku sebuah bingkai berukuran 12 inchi,berwarna biru muda,bertuliskan kaligrafi asma Allah "BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM",yang dilapisi kaca,lengkap dengan ukiran namaku,tempat tanggal lahirku,dibawah tulisan kaligrafi.Dan,ada sedikit ruang untuk tempat fotoku disana.Rupanya,fotoku telah ada disitu.
Di sudut bawah bingkai,tertulis tulisan indah: 
"Friendship never die" dan "I Love You".

"Dul....cantiknya bikinan kamu dul.Ini untuk na,ya?"

"Iya na.Itu spesial untukmu"katanya sambil tersenyum.

Akupun menangis.Antara senang dan sedih.Senang,karena aku bisa berjumpa untuk yang terakhir kalinya.Dan karena hadiah yang dia janjikan untukku.Sedih,karena itulah kali terakhir aku bercanda dengannya.Duduk berdua dengannya.

Ketika kedua benda telah kami terima masing masing,Abdul menghapus air mataku dengan tisu.

"Na,kamu mau kan,menunggu ku? aku ingin menikah dengan kamu,na.Aku ingin menjadi suami untukmu.Kamu mau kan.Menungguku hingga aku berhasil ? Aku meminta waktu selama 2-3 tahun.
Tunggu aku ya na.Aku pasti akan datang,datang menjemputmu.Datang menjumpai orang tuamu,biadadariku".

Aku semakin menangis terharu mendengar pengakuannya.

"Selama ini...kenapa kamu gak pernah bilang suka atau sayang sama aku,dul ? Selama ini,kamu selalu cuekin aku.Kamu dekat dan selalu jalan bersama fitri,sahabatku sendiri.Aku lebih baik mengalah dul.Demi kalian berdua".ujarku.

"Na,aku tak pernah menyukai fitri.Aku cuma sayang sama kamu.Kamu tau,betapa sakit dan tersiksanya batin ku.Apalagi,sewaktu kulihat wajah kamu yang sedih,melihat kami duduk berdua.Na....aku gak sanggup jauh dari kamu.Aku gak sanggup menyakiti kamu.Jujur,,aku gak sanggup pisah sama kamu.Aku tau...inilah cinta sejati kita na.Walau aku tak pernah mengungkapkan rasa sayangku,tapi aku curahkan lewat perhatianku ke kamu,na".katanya sambil memandang wajahku.

Dan aku semakin menangis......Aku larut dalam kesedihan.Mataku tertuju ke arah laut lepas.

"Terus......bila amna menunggumu selama 2 sampai 3 tahun dul....Apakah kamu benar-benar akan menjemputku,walau dimanapun aku.Walau bagaimanapun aku?"

"Iya na...tolong kabari aku terus.Tolong surati aku na.Aku ingin kita tidak putus komunikasi walaupun kita berpisah".

"Dul...na takut...na takut kamu lupain na.Na takut kehilanganmu".ujarku sambil menangis.

Abdul makin mengusap air mataku.Dan,tiba-tiba dia memelukku erat.Sambil menangis,dia berucap.

"Na....abdul janji..Abdul janji akan melamarmu bidadariku."sambil melepaskan rangkulannya.

"Iya...amna akan menunggumu dul..Na akan tunggu,demi kisah kasih kita berdua.Berjanjilah dul.Kamu akan setia untukku.Dan na juga akan setia menunggu kamu.Oya dul,mungkin....na sekeluarga akan pindah ke Takengon.Walaupun tak tahu,kapan akan berangkat.Semenjak bapak wafat,keluargaku,saudara saudaraku yang berada di Takengon,meminta kami agar berkumpul disana" kataku sambil  menyeka air mataku.

Sakit banget rasanya....perpisahan waktu itu.:'(

"Dimanapun kamu berada na.Tunggulah abdul ya.Tetap berkabar,dimana alamat rumah na".

"Iya dul...na janji untuk kamu".

Kamipun lalu pulang beramai ramai.Aku dan abdul terdiam seribu bahasa.
Tak ada satu patah katapun yang terucap.

Itulah kali terakhir aku melihat kasihku,Abdoel Rokhim.
Kami saling menangis,untuk perjumpaan yang terakhir kalinya.

:'(

 ***
Semenjak tamat SMK.Sepucuk suratpun tak pernah kuterima.Telah 4 x kukirim surat ke alamat yang pernah ditulis Abdoel di diaryku.Sedikitpun tak ada jawaban.Aku menunggu segala janji-janji yang pernah ia ucapkan sewaktu di pantai itu.

Bulan demi bulan kulalui,tak terasa,akhirnya akupun sekeluarga pindah ke kota dingin Takengon.Sebelum aku pindah,aku telah mengirim surat untuk yang terakhir kalinya buat dia.Kutuliskan beserta alamat ku ketika berada di Takengon nanti.

Namun harapan tinggal harapan.Aku bagaikan pungguk yang merindukan bulan.Setiap pria yang hadir dalam hidupku,selalu kutolak.Aku tak ingin mengecewakan Abdul.

Tak terasa,2 tahun sudah aku menanti nya.Menanti sepucuk surat darinya.Namun semuanya nihil.Semuanya kandas.Semuanya hanya omong kosong nya belaka.Oh Tuhan....beginikah kisah cintaku ?

Ternyata benar kata pepatah:

" CINTA TAK HARUS MEMILIKI "

Oh Tuhan...
Betapa menyakitkannya akhir sebuah penantianku yang tiada akhir.

Dari Aku Yang Terluka.

:'(
*****************

Note:
Kisah ini kutuliskan untukmu,sahabatku..Orang yang pernah menyayangimu.
Dan aku,adalah orang yang pernah engkau sayangi dulu.

Abdoel Rokhim.
Jujur ku akui,aku tak pernah bisa melupakanmu.

Seperti syair lagu yang selalu kau nyanyikan untukku.

"Semilirnya...angin malam ini.
Membuaiku....larut dalam lamunan.
Hayal tentang keindahan...dunia fana ini.
Bila kita bersama....selamanya.

Kasih semu...yang pernah kau curahkan.
Kubawa di...perjalanan hidup ini.
Tapi resah dan gelisah...selalu menghantui.
Karna...sikapmu yang tak pasti.

Kucoba melupakan dirimu.
Karna kutau pasti sifatmu.
Agar aku tak slalu rindu padamu...kasih.

Semakin aku lupakan...
Semakin aku sadari.
Cintaku hanya untukmu...
Seorang.

Tiada yang lain ".

By:
FENOMENA.

Abdoel,bila engkau telah berumah tangga,Kukan selalu mendo'akan semoga engkau bahagia,di dunia hingga akhirat.
Bila engkau telah tiada,kudo'akan agar kau berada di Jannatul 'Ain bersama syuhada.

Aku selalu berharap...dan berharap.
Akulah bidadari syurga_mu.
Seperti yang sering kau ucapkan dulu.

Di setiap shalatku.
Do'aku selalu untukmu.


Abdoel...
Bila suatu saat amna telah tiada..
Dan bila suatu saat kau telah menjumpai catatan kecil ini.
Amna harap kamu mau memaafkan segala khilafku.
Maafkan aku,yang tak pernah bisa melumpuhkan ingatanku tentangmu.

Sebelum aku tak ingat apa-apa lagi,
Dan sebelum aku tak bisa apa-apa lagi.
Kutuangkan curahan isi hatiku  yang terpendam,disini.
Perasaan itu kupendam hingga belasan tahun lamanya.

Karena memang...

Semakin aku lupakan...
Semakin aku sadari.
Cintaku hanya untukmu...seorang.

Tiada yang lain.

( Kutulis catatan ini,
Tepat 14 tahun sudah setelah kita berpisah,
Sejak saat itu,abdoel )

Takengon,21 Februari 2014.

20.03 PM.
In my sweet home.

Wassalam.




Just for you:
Abdoel Rokhim...Lahir:Cot Girek,6 Agustus 1982

( Hanya foto ini yang masih tersimpan sama saya,doel.
wajahmu,kenangan mu,semuanya masih tersimpan di hatiku)



***
From me:
  Amna Yunda...Lahir:Takengon,01 Mei 1982 



***
 

~* SUARA YANG TERBUNGKAM *~


Bismillaahirrahmaanirrahiim.

~ ANTOLOGI PUISI 10 SAHABAT ~

Jiwa meronta, meminta, merajuk untuk dibebaskan
Ketiadaan yang menikam adalah penjara yang tak nampak
Yang bahkan sanggup mematikan suara hingga tak berarah
Dan kata..., ya hanyalah kata yang mampu memikul semua itu.

Buku ini adalah seruan-seruan dari semua ketidak-sanggupan itu. 
Adalah sebuah usaha untuk menguraikan 
Apa yang selama ini terpenjara dalam diri setiap penulisnya. 
Buku ini adalah tempat di mana Anda menemukan sosok terasing di dalam diri setiap insani. 
Membeberkan yang tak pernah sempat terungkapkan. 
Dari sesuatu yang lugu hingga ketidak-berdayaan di tengah kerakusan akan dunia.

***


Penulis :
Ade Juni,Amna Yunda, Bintang Senja,Gemintang Halimatussa’diah Batubara,Iva Septy Ariel, Princess Wafie,Tika Firmansyah, Sinar Yunita, Yuni Zai.

Desain Cover/Lay Out:
Willy Surya Prayoga .

*****

Sahabat...ini adalah buku karya saya bersama sahabat2 lain se-Indonesia.
Semoga buku ini bisa sukses di pasaran Indonesia,dan bisa menjadi BEST SELLER.
Mohon do'anya ya sahabat semua. 

^_^

~* ANEKA RESEP MASAKAN ACEH *~

Sahabat semuanya...
Disini kan saya tampilkan,aneka resep masakan dari Negeri Nanggroe Atjeh Darussalam,umumnya.

Sambal Asam Teri Khas Aceh


  • 5 buah cabe rawit
  • 3 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 5 lembar daun jeruk, buang tulangnya dan iris halus
  • 3 buah belimbing sayur ukuran sedang (kalau besar kurangi jadi 2 saja)
  • 50 gr teri medan kering, rendam sebentar dan goreng sampai kering
Cara Membuat Sambal Asam Teri Khas Aceh :
  1. Ulek cabe dan bawang (jangan sampai halus), kemudian masukkan belimbing sayur yang diiris (buang bagian tengah yang ada bijinya, ulek sampai sedikit hancur
  2. Masukkan teri dan daun jeruk, ulek sekenanya dan hidangkan. Jangan tambahkan garam karena teri biasanya sudah asin.
  3. Hidangkan segera dengan nasi hangat.
Tips :
  • Teri kering bisa diganti dengan 100 gr udang kupas yang direbus.
  • Walaupun menggunakan cabe rawit  rasanya tidak terlalu pedas, jadi bila seleranya pedas, jumlah cabe rawit bisa ditambah.
*******

UDANG MASAK KHAS ACEH

Bahan:

300 gr udang ukurang sedang, kupas, kerat punggung
2 sdm minyak goreng
1 batang sereh
2 bh asam sunti, haluskan
2 sdm kelapa parut, sangrai, giling halus
250 ml air
1 sdt garam
1 sdt gula pasir

Bumbu yang Dihaluskan:

5 bh cabai merah
3 siung bawang merah
2 siung bawang putih
2 cm kunyit
1 sdt ketumbar
1/2 bh biji pala

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak dalam wajan penggorengan. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum. Tambahkan sereh dan asam sunti.
  2. Masukkan udang. Aduk. Masak hingga udang berubah warna.
  3. Tambahkan kelapa sangrai yang telah dihaluskan, air, garam, dan gula.
  4. Masak ke dalam wajan dengan api kecil hingga kuah mengental.
  5. Angkat dan sajikan.
Porsi: Untuk 2 orang.

*******

GULAI THI BOH PANAH KHAS ACEH

Bahan:

125 gr daging kambing
125 gr daging sapi
100 gr kelapa parut
5 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
1 ibu jari jahe, iris tipis
2 batang serai memarkan
100 gr nangka muda, potong-potong, rebus
500 ml air

Haluskan:

2 bh cabai merah
2 cm kunyit
1/2 sdm ketumbar dangrai
Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Potong-potong daging kambing dan sapi dengan ukuran yang sama. Sisihkan. Sangrai kelapa parut di dalam wajan sampai kecokelatan. Giling / tumbuk sampai halus dan berminyak.
  2. Campur daging kambing dan sapi dengan ulekan, bersama dengan bawang merah, bawang putih yang diiris dan jahe. Masak ke dalam wajan di atas api kecil sampai daging berair dan menyerap bumbu.
  3. Beri air dan potong nangka. Masak sampai air mnyusut dan daging metang. Angkat dan sajikan.
Porsi: Untuk 4 orang.

*******

TELUR BERBUMBU KHAS ACEH

 

Bahan:

  • 6 butir telur bebek
  • 1/2 bh kelapa, parut
  • 8 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya, iris halus
  • 3 batang serai, iris halus bagian putihnya
  • 2 bh jeruk limau, ambil airnya
  • Minyak goreng untuk menggoreng

Bumbu Halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 buah cabai merah besar
  • 6 buah cabai rawit
  • 1 cm jahe
  • Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Kocok telur bebek sampai rata. Masukkan kelapa parut dan bumbu yang dihaluskan. Beri air jeruk limo, aduk rata.
  2. Panaskan wajan dan beri sedikit minyak. Tuang telur ke dalamnya, lalu ratakan. Masak dengan api kecil sambil ditutup. Tusuk-tusuk permukaan telur dengan garpu. Teruskan memasak sampai permukaannya padat.
  3. Balikkan dengan telur sehingga sisi yang lainnya matang, warna kuning kecoklatan.
  4. Angkat dan sajikan.
Porsi: Untuk 4 orang.

*******

Sie Reubeouh Cuka Khas Aceh


Bahan:

125 gr daging sandung jamur, potong
2,5 kg usus sapi, rebus, potong
1/2 sdt cabai bubuk
10 bh cabai rawit utuh
1/2 sdt kunyit bubuk
1 sdt gula merah
1/2 sdt garam
350 ml air

Bumbu Halus:

  • 6 bh cabai merah
  • 4 siung bawang putih

Cara Membuat:

1. Aduk rata daging, usus, bumbu halus dan bahan lainnya, diamkan selama kurang lebih 20 menit.
2. Tuang ke dalam wajam, masukkan air, masak dengan api kecil sambil sesekali di aduk.
3. Setelah kuah kental masukkan cuka, aduk, sajikan selagi panas.
Porsi: Untuk 4 orang.

*******

Ayam Goreng Khas Aceh

Bahan:

1 ekor ayam, potong menjadi 8 bagian
Minyak goreng secukupnya
2 cm jahe, memarkan
2 lembar daun jeruk
4 cm lengkuas
600 ml santan dari 1 butir kelapa
Garam dan gula secukupnya

Bumbu Halus:

6 bh bawang merah
3 siung bawang putih
3 cm kunyit
2 bh cabai merah besar
Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Panaskan 3 sendok makan minyak ke dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harus. Masukkan jahe, daun jeruk, lengkuas, santan. Didihkan. Masukkan ayam, tambahkan garam, jika perlu dan gula secukupnya.
  2. Masak hingga ayam cukup matang ± 30 menit. Angkat, biarkan dingin.
  3. Goreng ayam dalam minyak panas hingga kuning kecoklatan. Angkat dan sajikan.
Untuk 4 orang.

*******

Ayam Tangkap (Aceh)

Bahan:


  • 1 ekor ayam kampung besar, potong 30
  • 4 lembar daun pandan, iris kasar
  • 7 lembar daun salam segar
  • 3 buah cabai hijau
  • 3 butir bawang merah, iris
  • 200 ml air matang
Bumbu yang dihaluskan :
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir bawang merah
  • 5 buah cabai rawit
  • 1 ruas kunyit dan jahe
  • 1 bungkus kecil asam jawa
  • 1 sdt garam
Cara membuat :
  1. Rendam ayam dengan jeruk nipis dan garam selama 20 menit
  2. Campurkan semua bumbu, beri air matang.  Masukkan dan rendam ayam dalam bumbu selama 15 menit
  3. Goreng ayam dalam minyak panas sampai kecoklatan.  Gunakan wakan besar dengan 2 liter minyak goreng
  4. Setelah ayam kecoklatan, masukkan bawang merah iris, daun pandan, cabai hijau dan daun salam.  Goreng semuanya menjadi satu selama 3 menit.  Angkat dan tiriskan.
*******

Resep Kari Aceh

 Aceh merupakan salah satu daerah istimewa yang ada di Indonesia selain Yogyakarta. Provinsi yang disebut dengan Nangroe Aceh Darusalam ini memang menyimpan beragam budaya yang secara khusus memang dilestarikan sebagai salah satu warisan leluhur indonesia. Tak hanya budayanya saja yang beraneka ragam namun resep masakan aceh pun telah lama dikenal sebagai salah satu resep masakan yang sangat khas. Salah satu resep masakan aceh yaitu resep kari aceh. Resep kari aceh memang pada dasarnya memiliki kesamaan dengan resep kari lainnya yaitu rasa khas gurih santan dan kuahnya yang lebih kental, namun jangan anggap anda pecinta kari jika anda belum pernah mencoba resep kari aceh yang terkenal ini.

Resep kari aceh sangat kental dengan rasa dari rempah-rempah dan berbagai bumbu khasnya seperti resep masakan aceh lainnya. Biasanya resep kari aceh dibuat dengan cara menggunakan kuali sehingga menghasilkan sensa yang khas. Resep kari aceh ini memiliki isi yang bermacam-macam dan bervariasi. Ada resep kari aceh yang menggunakan daging sapi, daging ayam ataupun daging kambing sebagai menu utama isiannya.

Mau tahu cara membuat resep masakan yang satu ini?
Berikut resep kari aceh untuk anda coba di bawah ini.


Bahan :
Garam secukupnya
1 kg daging sapi
1 buahKelapa  diperas santannya.

Bahan bumbu halus :
1 ruas kunyit
6 siung bawang putih
15 buah cabe kering
1 sendok makan Kelapa gongseng (sangrai)
½ sendok makan jintan
5 buah cabe merah
2 sendok makan ketumbar sangrai
1 sendok teh lada
6 siung bawang merah
1 ruas Jahe

Bahan bumbu tumis :
2 buah Cengkeh
2 batang Serai potong-potong
2 tangkai Daun temurui
1 buah pala
1 tangkai daun pandan
3 untai Bunga lawang keling

Cara membuat :
1. Daging Sapi dipotong kotak-kotak (sekitar 35 potong), dicampur dengan asam jawa (2 cm) dan jeruk nipis (1/2 buah) aduk rata. Sisihkan.
2. Bahan Bumbu halus di giling/ditumbuk.
3. Panaskan minyak dan tumis bahan tumis, kemudian masukkan Bumbu Halus dan daging. Setelah ½ matang masukkan santan.
4. Kalau daging sudah empuk boleh diangkat. Jika daging masih liat, tambahkan sedikit air, lalu masak lagi hingga daging empuk.
5. Angkat dan siap disajikan.

*******
AYAM GORENG KALASAN


Bahan:
  • 1 ekor ayam ukuran sedang
  • 500 cc air kelapa
  • 1/2 sdk teh soda kue
  • 5 siung bawang putih, dihaluskan
  • garam
  • minyak goreng
Cara memasak:
  • Bersihkan ayam kemudian belah menjadi 2
  • Campurkan air kelapa, soda kue, garam, bawang putih dan kemudian rebus bersama dengan ayam hingga airnya kering.
  • Tiriskan
  • Panaskan minyak goreng dan goreng ayam hingga kecoklatan.
Untuk sambal:
  • 100 gr cabe merah
  • 4 butir bawang merah
  • 1 bh tomat masak
  • 1 sdk teh garam
  • 1 sdk makan gula pasir
  • 6 sdk makan air kaldu
  • 5 sdk minyak goreng
Cara membuat:
  • Rebus cabe, bawang merah dan tomat sebentar, kemudian haluskan.
  • Tambahkan sedikit garam, gula, air kaldu da minyak
  • Masak diatas api sedang sampai minyaknya keluar.
  • Angkat dan hidangkan bersama dengan ayam yang telah digoreng tadi.
*******

KERING RENDANG AYAM SUWIR

Bahan-bahan :
  • 400 gram fillet dada ayam, rebus dan suwir-suwir
  • 100 gram pilus siap pakai
  • 1 lembar daun kunyit
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 2 sendok makan gula merah serut
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 3 buah cabe merah, buang bijinya dan potong-potong bentuk korek api
  • 75 gram kelapa parut, sangrai hingga kering
  • 100 ml santan dari 1/4 butir kelapa
  • 2 sendok makan minyak goreng
Bumbu halus :
  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 5 buah cabe merah besar, buang bijinya
  • 2 butir kemiri, sangrai
  • 1/2 sendok teh ketumbar
  • 1 cm kunyit, kupas dan bakar
  • 2 cm jahe, kupas
Cara membuat :
  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun kunyit, serai, daun jeruk hingga harum
  2. Masukkan ayam suwir, aduk  rata. Tambahkan cabai merah, gula merah, gula pasir dan garam, aduk rata
  3.  Tuang santan, masak di atas api kecil sambil di aduk perlahan hingga air menyusut dan kering
  4. Tambhakan kelapa parut sangrai, aduk rata dan masak hingga benar-benar kering
  5. Masukkan pilus, aduk kembali hingga rata. Angkat dan sajikan
  6. Tips : BIla setelah air meyusut daging ayam belum kering, bisa dikeringkan dengan cara di oven dengan suhu 100% selama +/-30  menit hingga matang.
*******

Ayam Goreng Madu

  • 1 buah dada ayam, potong 6
  • 50 gr paprika merah, potong dadu
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 1/2 sdt lada bubuk
  • Garam secukupnya
Saus madu :
  • 4 sdm madu murni
  • 50 gr bawang bombay, iris memanjang
  • 2 siung bawang purih, haluskan
  • 1 sdt air jeruk lemon
  • 1/2 sdt maizena, larutkan
  • 100 ml air
  • Garam secukupnya
Cara membuat :
  1. Aduk rata daging ayam dengan bawang putih, lada dan garam.  Biarkan dalam lemari es 30 menit sampai bumbu meresap
  2. Keluarkan ayam, goreng sampai matang dan berwarna kecoklata
  3. Saus madu : tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.  Tuangi air dan madu, aduk rata.  Tambahkan air lemon, garam dan laruta maizena.  Masak hingga mengental
  4. Tuangkan saus madu ke atas ayam goreng
  5. Sajikan.
*******
Tongkol Asam Sunti Khas Aceh

Ikan tongkol yang menjadi bahan utama dari sajian asal Aceh ini. Rasa dari hidangan ini adalah asam segar jika Anda suka dengan rasa yang agak pedas, sebagian cabai rawit bisa Anda memarkan.

Bahan Bahan Tongkol Asam Sunti Khas Aceh
  • 750 gram ikan tongkol, dipotong-potong
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh cuka
  • 1 lembar daun kunyit
  • 6 buah cabai rawit utuh yang merah
  • 2 buah asam sunti
  • 1 1/4 sendok teh garam
  • 1 1/4 sendok teh gula pasir
  • 1/2 liter air
Bumbu Halus Tongkol Asam Sunti Khas Aceh
  • 2 cm jahe
  • 3 cm kunyit
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri
  • 3 buah cabai merah
Cara Pengolahan Tongkol Asam Sunti Khas Aceh
  • Lumuri ikan dengan garam dan cuka. Diamkan selama 15 menit. Bilas sampai bersih.
  • Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan daun kunyit, cabai rawit, asam sunti. Aduk sampai layu.
  • Masukkan air, didihkan.
  • Tambahkan ikan tongkol. Bumbui garam dan gula. Kecilkan api. Masak sampai matang dan kuah kental.
  • Untuk 8 potong
 *******
 SAYUR ASAM SUNTI


Bahan Bahan Sayur Asam Sunti Khas Aceh
  • 200 gram nangka muda, dipotong-potong
  • 4 lonjor kacang panjang, dipotong-potong
  • 1 ikat (200 gram) daun ubi jalar, dipetiki
  • 15 gram daun melinjo, dipotong-potong
  • 1200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
  • 7 butir bawang merah, diiris tipis
  • 4 siung bawang putih, diiris tipis
  • 1 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, dimemarkan
  • 2 1/4 sendok teh garam
  • 1/2 sendok makan gula pasir
  • 3 buah cabai hijau besar, dipotong serong 1/2 cm, dibuang biji
  • 3 buah cabai rawit merah, diiris serong
  • 7 buah asam sunti
  • 2 buah belimbing sayur, dibelah dua memanjang
Cara Pengolahan Sayur Asam Sunti Khas Aceh
  • Rebus santan, bawang merah, bawang putih, daun salam, lengkuas, garam, dan gula pasir. Masak sampai mendidih.
  • Masukkan nangka muda. Masak sampai matang. Tambahkan kacang panjang, daun ubi jalar, daun melinjo, cabai hijau besar, cabai rawit merah, asam kunti, dan belimbing sayur. Masak sampai matang.
  • Untuk 6 porsi.
*******

PENGAT GAYO

Pengat Gayo adalah sebuah masakan khas yang berasal dari dataran Gayo. Bentuk makanan ini lebih mirip dengan pepes dan dimasak tidak menggunakan daun, melainkan dimasak seperti pembuatan gulai tetapi dimasak hingga tidak berkuah. Pengat Gayo biasanya dibuat dari berbagai jenis ikan, khususnya ikan yang digunakan oleh masyarakat gayo seperti ikan bawal hitam ataupun merah.Dan ikan depik,atau sering juga disebut dengan ikan teri gayo.Keunggulan ikan depik ini adalah di bagian kepalanya.Karena kepala ikan depik terasa agak pahit,dan bisa dijadikan untuk obat sakit kepala.

Pengat Gayo mempunyai ciri khas dengan keasaman rasanya. Campuran antara air jeruk dan sedikit asam sunti dapat menghasilkan cita rasa yang khas. Jenis makanan ini dibuat tidak berkuah, dipastikan ikan benar-benar matang dan bercampur dengan bumbu. Biasanya memerlukan waktu 1 hingga 2 jam untuk membuatnya. Pengat Gayo biasanya menjadi ciri khas ketika ada acara-acara tertentu seperti Mangan Morom atau makan bersama, pesta perkawinan dan penerimaan tamu agung.

Ikan bawal (ikan mas) adalah salah satu favorit ibu rumah tangga di Gayo untuk dijadikan Pengat, hal ini disebabkan dagingnya terbilang banyak dan tekstur juga cocok untuk dijadikan pengat.



Cara membuat Pengat Gayo :
Bahan:
- Ikan Depik,  Bandeng atau ikan Mujahir 1 kg
- Ikan dibersihkan dan dipotong2 sesuai selera
 
Bumbu Halus:
- Cabe merah basah 10 buah
- Cabe merah kering 10 buah.
- Cabe rawit secukupnya (tidak usah digiling)
- Andalisman (empan_bhs gayo*red)
- Bawang merah 5 buah
- Kunyit 1 cm
- Asam sunti 3 buah
- Ketumbar secukupnya
- Kacang panjang atau terong secukupnya,sebagai perancah.
- Daun penyedap masakan berasa mint (gegarang)
- Air secukupnya
- Tomat rajang (bisa dengan tomat kecil2 (terong padul_bhs gayo*red)

Cara Membuat :
1. Semua bahan bumbu halus diulek /diblender kasar
2. Masukkan ke wajan tempat memasak ikan.
3. Bumbu dan ikan ditaruh di wajan dan campur dengan air secukupnya.
4. Tuangkan cabe rawit ke atas ikan.
5. Masak dengan api sedang,
6. Ketika ikan telah setengah matang,masukkan daun gegarang,dan empan.
7. Sambil mendidih,masukkan tomat rajang ke atasnya,tunggu hingga matang benar.
8. Setelah matang,hidangkan bersama nasi panas.
  
Bisa ditambah dengan sayur bening dan sambal terasi.
Selamat mencoba.
Bahan :
1 ekor ikan kakap atau lainya (500 gr)
1 sendok makan minyak atau margarine
3 sendok makan air asam yang kental

Bahan yang dihaluskan :

10 biji cabai merah
3 butir kemiri
3 buah bawang merah
1 siung bawang putih
1/2 ruas jari jahe
2 ruas jari kunyit
2 ruas jari lengkuas
2 sendok teh garam menurut selera

Cara memasak :
  • Bersihkan ikan, haluskan bumbu-bumbu dan oleskan pada ikan, biarkan selama 10-15 menit didalam panci.
  • Masukkan air sampai ikan terendam, masak diatas api kecil, jangan dibalik-balik, tetapi gerak-gerakan pancinya.
  • Bila air mengental dan ikan hampir masak, tambahkan minyak atau margarine dan air asam.
  • Biarkan diatas api selama 3-5 menit, kemudian angkat, hidangkan panas-panas bersama nasi dan lauk-pauk lain.
- See more at: http://gudangmasakan.blogspot.com/2010/02/resep-masakan-pengat-asam-pedas.html#sthash.GJQDFIFe.dpuf
********

SAYUR ASAM JING GAYO

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat sayur asam jing:
Kacang koro,
Kentang sedang dibelah delapan,
Buah labu siam (Buah jipang_bhs gayo*red) dibelah dua belas,
Kacang merah, kacang panjang, dan buncis.
Daun jipang sedikit. (Pucuk jipang_bhs gayo*red)
Terpuk (kincung) yang sudah dirajang
Ikan depik kering,atau ikan kering lainnya.

Bumbu sayur asam jing terdiri dari: 
Bawang merah 10 siung, 
Cabe merah 10 buah, 
Kunyit 1 biji (kira2 1 cm,kunyit yg tua),
Asam sunti (asam belimbing bulat) 5 buah. 
Bumbu ini digiling sampai halus.
Beras setengah sendok makan.

Cara Membuat:
Rebus air,setelah mendidih,masukkan sayuran yang telah dipotong potong,bersama garam.
(Kecuali daun labu siam),masak dengan api sedang.
Setelah setengah matang,masukkan ikan depik kering ke dalamnya.
Tak lama kemudian,masukkan bumbu yang telah dihaluskan.
Daun kemangi (gegarang), buah empan (andaman) secukupnya.
Setelah semuanya matang,masukkan minyak jelantah (minyak bekas menggoreng ikan) 1 sdm.
Biarkan semua bumbu meresap ke dalam.
Tidak perlu lagi ditambah bumbu penyedap karena dapat menghilangkan aroma aslinya. 
Setelah matang,angkat dan sajikan bersama nasi panas.
Selamat mencoba.

Cara Memasak Pengat Asam Pedas
Bahan :
1 ekor ikan kakap atau lainya (500 gr)
1 sendok makan minyak atau margarine
3 sendok makan air asam yang kental

Bahan yang dihaluskan :

10 biji cabai merah
3 butir kemiri
3 buah bawang merah
1 siung bawang putih
1/2 ruas jari jahe
2 ruas jari kunyit
2 ruas jari lengkuas
2 sendok teh garam menurut selera

Cara memasak :
  • Bersihkan ikan, haluskan bumbu-bumbu dan oleskan pada ikan, biarkan selama 10-15 menit didalam panci.
  • Masukkan air sampai ikan terendam, masak diatas api kecil, jangan dibalik-balik, tetapi gerak-gerakan pancinya.
  • Bila air mengental dan ikan hampir masak, tambahkan minyak atau margarine dan air asam.
  • Biarkan diatas api selama 3-5 menit, kemudian angkat, hidangkan panas-panas bersama nasi dan lauk-pauk lain.
- See more at: http://gudangmasakan.blogspot.com/2010/02/resep-masakan-pengat-asam-pedas.html#sthash.GJQDFIFe.dpuf
Catatan:
Cara Memasak Pengat Asam Pedas
Bahan :
1 ekor ikan kakap atau lainya (500 gr)
1 sendok makan minyak atau margarine
3 sendok makan air asam yang kental

Bahan yang dihaluskan :

10 biji cabai merah
3 butir kemiri
3 buah bawang merah
1 siung bawang putih
1/2 ruas jari jahe
2 ruas jari kunyit
2 ruas jari lengkuas
2 sendok teh garam menurut selera

Cara memasak :
  • Bersihkan ikan, haluskan bumbu-bumbu dan oleskan pada ikan, biarkan selama 10-15 menit didalam panci.
  • Masukkan air sampai ikan terendam, masak diatas api kecil, jangan dibalik-balik, tetapi gerak-gerakan pancinya.
  • Bila air mengental dan ikan hampir masak, tambahkan minyak atau margarine dan air asam.
  • Biarkan diatas api selama 3-5 menit, kemudian angkat, hidangkan panas-panas bersama nasi dan lauk-pauk lain.
- See more at: http://gudangmasakan.blogspot.com/2010/02/resep-masakan-pengat-asam-pedas.html#sthash.GJQDFIFe.dpuf
Pengat, bumbu masakan ini tidak jauh berbeda dengan Masam jing,yang membedakannya adalah pengat dimasak dan disajikan tanpa kuah seperti masam jing, masakan ini dikeringkan dan lebih enak jika ikan atau sayur yang dimasak pengat dimasak diatas bejana terbuat dari tanah (belanga tanoh-Gayo) dan dimasak diatas kayu api. Ikan yang sering dipengat masyarakat gayo adalah ikan-ikan yang berasal dari danau Laut tawar seperti depik, mujahir dan lain-lain.

*******
DEDAH 


Dedah, masakan yang satu ini mengunakan ikan dan kebiasaan orang Gayo ikan yang didedah itu adalah ikan depik rajikan bumbunya sangat sederhana yang terdiri kunyit, bawang merah yang keduanya dihaluskan, empan, gegarang dan percikan jeruk sayur tanpa lupa membubuhkan belahan cabe hijau.

Bisa juga,semua bumbu hanya dirajang,
Yang terdiri dari bawang merah,kunyit.
Dan air perasan jeruk nipis.
Tambahkan garam sedikit.

Masak dengan api kecil,hingga matang.

*******
 TENARUH DEDAH.


 Tenaruh (telur) yang digunakan adalah telur bebek, yang dimasak di atas daun pisang dengan hanya menambahkan bawang merah, garam dan jeruk sayur tanpa menggunakan minyak goreng atau air namun hanya di onseng-onseng di atas daun pisang tersebut.
 
Bisa ditambah dengan sedikit cabe merah,sesuai selera. 
Selamat mencoba.
 
*******
CECAH.
 

Cecah, makanan/masakan ini dijadikan pelengkap saat makan dengan sayur yang di rebus seperti pujuk jepang, daun ubi, dan lain-lain. cecah bisa meningkatkan selera makan, di Gayo ada cecah yang di makan dengan sayur rebus biasanya cecah trong agur (terong belanda), cecah trong padul (tomat cherry) dibuat tanpa proses dimasak.
 
******* 
Cecah Ries
 
 
Cecah yang ini berbeda dengan cecah yang sebelumnya, cecah ini adalah masakan yang terdiri dari Ayam atau burung yang dipanggang yang kemudian dagingnya disuir-suir, ditambahkan batang pisang bagian paling dalamnya, merica, ketumbar, bawang merah, bawang putih, garam, jeruk sayur dan kelapa gonseng yang dihaluskan.
 
 *******
  Cecah reraya atau cecah kekulit. 
 
 
Kenapa di sebut dengan cecah reraya karena masakan yang satu ini sering di buat masyarakat gayo saat menjelang bulan ramadhan, Lebaran Idhul Fitri dan Adha. 
Bumbu yang dipakai hampir sama dengan cecah ries namun cecah reraya tidak memakai batang pisang dan ayam atau burung yang dipanggang,namun terdiri dari kulit kerbau atau lembu yang sudah di bakar dan dibersihkan, 
Hati dan jantung kerbau, daging kerbau, 
Serai, lengkuas dan diberikan perasan pati dari uweng (batang pohon hutan yang hidup di Gayo yang rasanya kelat).
Bisa ditambah sedikit kelapa gongseng.Menurut selera.

*******

Sahabat sekalian,hanya ini saja yang bisa saya tampilkan disini.
Berbagai macam resep dari tanah gayo dan dari aceh pesisir lainnya.
Mohon maaf bila mungkin masih ada masakan yang tidak saya tampilkan.

Mohon kritik dan sarannya ya sahabat.

Wassalam.

( AMNA YUNDA )

^_^